Kasat Reskrim Polres Seluma, AKP Rizka Fadhila

PedomanBengkulu.com, Seluma – Kepolisian Polres membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian terhadap pelaku pencabulan kepada anak tiri beberapa waktu lalu. Pelaku dikabarkan telah melarikan diri keluar daerah Kabupaten Seluma.

Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Mertha Dana Melalui Kasat Reskrim. AKP. Rizka Fadhila membenarkan pelaku pencabulan sudah melarikan diri ke luar daerah. Pihaknya membentuk tim gabungan terdiri dari, Polres, Polsek di wilayah hukum Seluma untuk mengejar pelaku tersebut.

“Pelaku sudah kabur ke luar daerah. Tapi kita sudah monitor,” kata Kasat kepada wartawan, Kamis 27 Juni 2019.

Sampai Kasat, Pihaknya akan mengupayakan penangkapan pelaku dalam waktu dekat. Berdasarkan informasi keterangan yang sudah masuk ke Reskrim keberadaan pelaku sudah ada titik terang.

“Dari keterangan yang besangkutan sudah tidak berada lagi di seluma. Namun keberadaanya sudah ada titik terang, dalam waktu dekat kita upayakan pengkapan, semoga berhasil,” jelas Kasat.

Tambah kasat, pihaknya saat ini sudah menerima jika ada masukkan dan informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan. Sedangkan untuk kondisi korban saat ini masih dalam perawatan pihak rumah sakit.

“Korban saat ini masih dalam perawatan, sebelumnya dirawat di RSUD Tais. Sekarang dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu, karena HBnya sempat turun. Untuk sementara ini korban belum bisa diambil keterangan,” ujar Kasat.

Sebelumnya, Seorang ayah tiri berinisial YI (46) warga Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan, tega memperkosa anak tirinya yang masih dibawah umur berinisial ‘S’ (15) tahun di rumahnya pada sabtu 22 juni 2019.

Data yang didapat media ini dari pihak kepolisian Polres Seluma, Kronoligis kejadian diketahui bermula. Minggu 23 Juni 2019, Ibu korban berinisial SI (31) pulang dari Pasar dan langsung menuju sumur dirumahnya, saat disumur dirinya ditemui oleh anaknya dan mengatakan bahwa anaknya tersebut di perkosa oleh ayah tirinya pada hari sabtu tanggal 22 Juni 2019 sekira pukul 12.00 wib dirumah.

Atas cerita dari anaknya, SI langsung menemui Suaminya yang merupakan ayah tiri dari anaknya untuk menanyakan kejadian yang diceritakan anakan kandunya tersebut. Namun suaminya langsung hendak memukul dirinya dengan menggunakan sekop. Atas kejadi tersebut SI melaporkan suaminya ke Polres Seluma. [YD]