Korban saat dievakuasi ke Puskesmas

Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Diduga lantaran tidak bisa berenang, Fiona (9), Warga Desa Pekalongan Kabupaten Kepahiang, minggu (9/6) tewas tenggelam di dalam salah satu kolam pemandian air panas di lokasi wisata Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur.

Peristiwa tragis ini sontak sempat menjadi pusat perhatian dari seluruh pengunjung di dalam lokasi wisata tersebut dan Warga sekitar. Kendati sempat dilakukan upaya pertolongan dengan mengevakuasi Korban ke klinik kesehatan terdekat, namun nyawa bocah perempuan yang masih duduk dibangku kelas 3 SD tersebut tetap tidak terselamatkan lagi.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Andi Kadesma membenarkan kebenaran informasi tersebut.

“Pasca mendapatkan laporan Masyarakat, petugas kita langsung mendatangi lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan pengecekan terhadap jenajah Korban yang sempat dibawa ke Klinik Kesehatan terdekat,” ujar Kasat.

Dilanjutkan Kasat, selain itu, petugas juga sempat mengambil keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui periatiwa tersebut.

“Hasil dari pemeriksaan sementara, korban murni meninggal dunia diduga akibat tenggelam di dalam kolam pemandian lantaran tidak bisa berenang,” kata Kasat.

Sementara itu, kronoligis peristiwa bermula saat Korban beserta keluarga berangkat dari rumah berencana ingin berkreasi akhir pekan di Pemandian Suban Air Panas. Setiba di lokasi, Korban dan keluarga langsung menuju titik pemandian air panas Suban lesung Goa Batu yang berada diatas lokasi pemandian suban air panas. Disana, Korban dan keluarga mandi di kolam pemandian air panas yang ada.

Setelah beberapa saat mandi, ibu korban berganti baju dikamar mandi. Diduga kuat, disaat yang bersamaan, Korban yang semula berendam di kolam khusus anak anak berpindah ke kolam khusus orang dewasa tanpa sepengetahuan keluarga.

Korban yang belakangan diketahui tidak bisa berenang tersebut akhirnya tewas setelah sempat terjun ke dalam kolam pemandian khusus dewasa tersebut.

Korban diketahui tewas setelah pengunjung lainnya melihat tubuh korban yang mengapung diatas air tidak bergerak.

“Kita tetap akan menyelidiki rangkaian peristiwa ini. Khususnya terkait upaya pengawasan dari pengelola terhadap para pengunjung maupun pengawasan dari orang tua korban sendiri, ” tegas Kasat. [Ifan]