Tersangka diperiksa di Mapolres Bengkulu

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Warga Desa Ujung Pandang Kabupaten Mukomuko inisial AN terpaksa merasakan bui penjara Kepolisian Resort (Polres) Kota Bengkulu setelah ditangkap satuan Anggota Reserse Polres Kota Bengkulu lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan satu unit mobil jenis Xenia berdasarkan laporan polisi : LP / 632.B / IV / 2019 / Res Bengkulu, Tanggal 22 April 2019.

Kapolres Kota Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna, Minggu (30/6/2019) mengatakan kejadian tersebut berawal ketika terduga pelaku menemui korban yang merupakan warga Kota Bengkulu yang mana ingin menjual rumah pribadinya kepada pelaku. Kemudian karena terduga pelaku tidak ada uang, terduga meminjam sertifikat rumah tersebut namun tidak diberikan oleh korban. Lalu terduga pelaku meminjam uang korban senilai Rp 35 Juta untuk digunakan berangkat ke Jawa mengambil uang supaya bisa membeli rumah korban dan terduga pelaku memberikan jaminan mobil Xenia dan korban kemudian memberikan uangnya kepada terduga pelaku.

Setelah satu minggu terduga pelaku datang lagi ke rumah korban dan mengatakan bahwa ia terkena hipnotis ketika melakukan perjalanan ke Jawa dan dirinya ingin mengambil mobil tersebut namun tidak diberikan oleh korban. Kemudian korban dijemput anggota Polres Mukomuko. Usut punya usut, ternyata mobil yang digadaikan pelaku bukanlah miliknya melainkan milik anaknya yang melaporkan ke Polres Mukomuko.

“Ini merupakan perkara penggelapan dalam keluarga,” kata Kasat.

Karena diduga merasa ditipu terduga pelaku kemudian korban melaporkan ke Polres Bengkulu untuk ditindaklanjuti. Setelah itu anggota Polres melakukan penangkapan terhadap pelaku berserta barang bukti satu unit mobil Xenia dan satu lembar surat perjanjian.

“Terduga pelaku diamankan di Polres Bengkulu untuk pemeriksaan intensif,” jelas Kasat. [Anto]