Terduga pelaku saat diperiksa petugas kepolisian

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – SH (36), Warga Desa Kasie Kasubun Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Sabtu (8/9) diamankan petugas kepolisian dengan kondisi babak belur usai di hajar puluhan Warga di Desa Samberejo Kecamatan Selupu Rejang.

Pria yang belakangan diketahui merupakan pelaku penggelapan motor jenis APP KTM nopol BD 4083 KO milik Arifin (56) Warga Desa Tanjung Sanai Kecamatan PUT ini diamankan oleh keluarga Korban dan Warga sekitar saat sedang memperbaiki motor di salah satu bengkel di Desa Samberejo.

Bahkan, vidio penangkapan pelaku yang semula dikira merupakan pelaku maling motor tersebut sempat viral di media sosial.

“Pelaku itu bukan pelaku pencurian kendaraan bermotor, melainkan pelaku penggelapan motor milik temannya sendiri yang terjadi pada hari Kamis (6/6) pukul 14.00 WIB lalu di Tanjung Sanai Kecamatan PUT,” tegas Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Andi Kadesma, Minggu (9/6).

Dijelaskan Kasat, kronologis peristiwa tindak pidana penggelapan motor yang dilakukan oleh SH bermula saat SH menemui korban yang saat itu sedang memperbaiki sepeda motor jenis APP KTM, Warna Hitam nopol BD 4083 KO di bengkel yang beralamat di Desa Tanjungsanai II kecamatan PUT, Sabtu (6/6) pukul 14.00 WIB.

Setelah ngobrol beberapa saat, pelaku akhirnya meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin mengambil uang.

Korban yang semula percaya terhadap pelaku lantas memberikan motor miliknya untuk dibawa pelaku mengambil uang. Naas, setelah beberapa jam korban menunggu, pelaku justru tak kunjung kembali. Korban akhirnya memutuskan untuk pulang dan memberitahukan keluarganya perihal tersebut.

Selang dua hari, tepatnya sabtu (8/6) pukul 16.00 WIB, salah satu keluarga Korban mendapati pelaku yang sedang memperbaiki motor di salah satu bengkel milik Warga Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang.

Sontak keluarga pelaku langsung mengamankan Pelaku dibantu oleh Warga setempat. Setelah sempat menjadi bulan – bulanan oleh Puluhan Warga, pelaku akhirnya diserahkan kepada petugas kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Petugas kita sudah mengambil keterangan dari saksi saksi serta saksi Korban. Pelaku akan kita kenakan pasal 372 KUHPidana atas perbuatan melanggar hukum yang dilakukannya tersebut, ” tegas Kasat. [Ifan Salianto]