PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, memimpin Rapat Prudential Meeting PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu bersama pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, di ruang kerja Gubernur Bengkulu, Kamis (20/06/2019).

Dalam pertemuan tersebut, dihadiri Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yusri bersama Kabag Pengawasan Perbankan OJK, Direktur Utama Bank Bengkulu Agusalim beserta Komisaris Independen serta Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu Anzori Tawakal.

Rohidin mengatakan pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas berbagai permasalahan yang ada dalam tubuh Bank Bengkulu, baik permasalahan internal maupun eksternal yang menyangkut ‘kesehatan’ Bank Bengkulu.

“Pertemuan ini bermaksud untuk membahas permasalahan yang ada dalam tubuh Bank Bengkulu, baik internal maupun eksternal,” kata Rohidin.

Dalam pertemuan, Rohidin meminta kepada pihak Bank Bengkulu agar apa yang telah disampaikan oleh OJK tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan diatasi oleh Dirut beserta Komisaris Bank Bengkulu, sehingga Bank kebanggan masyarakat Bengkulu ini segera ‘sehat’ kembali dan dipercaya oleh masyarakat Bengkulu sebagai salah satu bank daerah yang memiliki reputasi tinggi.

“Saya minta kepada Bank Bengkulu untuk yang sudah disampaikan OJK agar ditindaklanjuti dan diatasi Dirut beserta Komisaris Bank Bengkulu,” lanjut Rohidin.

Untuk itu, Rohidin menegaskan agar pada tiga bulan kedepan pihak Bank Bengkulu harus sudah ada aksi dan jawaban dari permasalahan yang ada, dengan mempresentasikan hasil dari upaya mengatasi permasalahan tersebut saat melakukan pertemuan kembali bersama pihak OJK Provinsi Bengkulu.

“Pada tiga bulan kedepan pihak Bank Bengkulu harus sudah ada aksi dan jawaban dari permasalahan yang ada,” tegas Rohidin.

Dalam kesempatan itu, Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yusri beserta Kabag Pengawasan Perbangkan OJK memaparkan kondisi permasalahan yang ada pada Bank Bengkulu berdasarkan hasil penilaian dari pihak OJK yang dilanjutkan dengan diskusi guna membahas dan mencarikan solusi atas permasalahan yang ada pada tubuh Bank Bengkulu tersebut. [Medi Muamar/Rilis]