PedomanBengkulu.com, Seluma – Sedikitnya tiga orang anggota Komisioner KPU Seluma Henri Arianda selaku Divisi  Penyelenggara dan Nazirwan Divisi Penindakan Hukum serta Pelanggaran dan dibantu oleh pegawai sekretariat KPU Seluma Kusnadi selaku Kasubag Hukum pada Senin subuh (10/6) guna melakukan perjalanan ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta Pusat lantaran menghadiri sidang sengketa pemilu kemarin.

“Awalnya mau nempuh jalur udara naik pesawat, namun sudah habis. Jadinya kita tempuh naik mobil saja untuk ke Jakarta. Tidak hanya dari Seluma saja, namun kami konvoi naik mobil ke Jakarta bersama lima KPU lainnya, seperti KPU Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan,  Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Lebong,” beber Henri Arianda selaku Divisi Penyelenggara, Senin (10/6/2019).

Dijelaskan, kedatangan ke MK tersebut guna menghadapi gugatan sengketa pemilu pada pemilihan Capres 02 Prabowo Sandi. Selain itu, pada pleno KPU Seluma terakhir untuk jumlah partisipasi pemilu di Kabupaten Seluma mencapai angka 86 persen pemilih sebanyak 124.949 orang. Sedangkan untuk Capres 01 Jokowi Amin lebih unggul mendapatkan 56.945 suara, namun untuk perolehan suara Capres 02 Prabowo Sandi hanya memperoleh 56.653 suara.

“Memang suara dari kedua Paslon Capres tersebut hanya selisih 292 suara saja. Selain itu, disisi lain menghadapi  gugatan sengketa pemilu Capres 02 Prabowo Sandi, KPU Seluma sendiri sudah mempersiapkan semua berkas yang dibutuhkan selama di MK nantinya, seperti Formulir Model DB 1 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Formulir Model DA-1 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan Formulir Model DAA-1 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara itu, ketika dihubungi kembali via telepon pada pukul 18.00 wib Henri Arianda mengatakan masih dalam perjalanan menuju MK Jakarta Pusat.

“Kami baru naik kapal dari pelabuhan Bakauheni Lampung menuju pelabuhan Merak Banten, karena kita tadi terjebak macet saat dalam perjalanan,” singkat Henri. [Wahyu]