PedomanBengkulu.com, Seluma – Sudah seharusnya menjadi perhatian dari setiap orang tua untuk tidak melepaskan anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), hal tersebut yang dialami oleh SU (15) warga Kelurahan Padang Rambun Kecamatan Seluma Utara yang mengemudikan Toyota Yaris nopol B 1796 TFO menabrak Sarifuddin (37) warga Desa Kota Agung Kecamatan Seluma Timur pada Minggu pagi (9/6) pukul 06.00WIB.

“Anak saya (sarifudin) sedang ngopi di rumah adiknya Habudin (26). Awalnya mobil itu dari arah Talo, namun mobil tersebut keluar jalur sebelum akhirnya menabrak teras rumah,” ujar Rahma (60) Ibu korban, Minggu (9/6/2019).

Disampaikannya, walaupun anaknya sudah sempat mengindari hantaman mobil tersebut, namun masih mengalami cidera kaki kiri serta pinggang dan sempat dilarikan ke RSUD Tais guna mendapatkan pertolongan.

“Sempat melompat untuk menghindar, namun masih terkena juga. Tadi sudah kami bawa ke rumah sakit, tapi diperbolehkan pulang kata dokter,” tambah Rahma.

Di samping itu, anggota Satlantas Polres Seluma yang berada di TKP langsung memintai keterangan sejumlah saksi termasuk korban. Sedangkan sang sopir yang masih bocah bersama dua orang temannya diamankan oleh warga sekitar.

“Setelah mereka dipertemukan antara korban dan anak di bawah umur yang menabrak korban langsung dilakukan mediasi untuk perdamaian, termasuk pengobatan serta ganti rugi kerusakan rumah korban,” ucap Kapolres Seluma Akbp I Nyoman Mertadahana S.ik melalui Kasat Lantas Polres Seluma Iptu Aan Setiawan.

Ditegaskan, untuk menghindari kejadian seperti ini lagi diharapkan peran aktif orang tua untuk tidak melepaskan anak mengendarai kendaraan roda dua maupun empat.

“Jangan karena kasihan mereka dapat membawa kendaraan tanpa pengalaman dan surat izin mengemudi, namun sudah sepatutunya orang tua tidak memberikan kendaraan sebelum mereka cukup usia,” singkat Aan.[Wahyu]