Kanit Tipidkor Iptu Denny Siregar 

PedomanBengkulu.com, Seluma – Pengelolaan Dana Desa saat ini memang menggiurkan, namun akibatnya bak pisau bermata dua. Satu sisi dapat meningkatkan pembangunan desa, namun dilain sisi juga dapat menjadi boomerang bagi pengelolanya apabila melakukan penyimpangan. Hal seperti inilah yang  terjadi di Desa Talang Rami Kecamatan Seluma Utara tahun 2018 lalu.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana, didampaingi oleh Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila melalui Kanit Tipidkor Iptu Denny Siregar mengatakan, Gelar pekara sudah dilakukan di Polda Bengkulu, dalam waktu yang dekat ini akan segera menetapkan mantan Kepala Desa Talang Rami serta ada tiga orang yang teelibat pada pengelolan DD di desa tersebut menjadi tersangka.

“Keempat itu, sudah dipastikan tersangka karena sudah dilaksanakan gelar pekara dan namanya sudah terdaftar. Kita tinggal melengkapi administrasi, tidak menunggu waktu lama kita akan tetapkan,” ungkap Iptu Denny Siregar.

Sedangkan, tiga pengelola kegiatan DD desa Talang Rami yang ikut terseret menjadi tersangka. Dirinya belum ingin menyebutkan siapa nama dan jabatannya. Dipastikan mereka berkaitan dalam pengelolan dana desa.

“Mantan kades dan tiga orang terkait pelaksanaan APBDes Desa Talang Rami,” tambah Kanit.

Ia menambahkan bahwa dalam kasus ini juga akan melibatan Sekretaris Desa dan Bendahara Desansebagai saksi.

“Sekdes dan Bendahara masih kita periksa sebagai saksi untuk saat ini, tapi kita lihat perkembangannya untuk penetapan tersangka-tersangka. Sedangkan Kalau Inspektorat sampai saat ini masih kita jadikan sebagai saksi dalam keterangan mereka yang dijadiakan modus dalam pekara ini,” tutupnya.[YD]