PedomanBengkulu.com, Seluma – Meskipun BKSDA Seksi Wilayah II Seluma melarang untuk tidak melakukan aktivitas wisata di Cemor Sewu tersebut, sejak H+2 lebaran Idul Fitri 1440 H, ribuan pengunjung memadati Pantai Semoro Sewu, pasalnya pantai yang terletak di Desa Kunkai Baru Kecamatan Air Periukan ini menawarkan beberapa destinasi wisata seperti wahana bermain air bagi anak-anak di muara pantai.

Lae Silitonga (36) salah satu pedagang ice cream dan mainan anak-anak mengatakan bahwa ia sengaja datang dari Kabupaten Tulang Bawang, Lampung untuk berdagang di lokasi tersebut.

“Saya baru sekali kesini pak, dan informasi saya dapatkan dari teman saya yang berada di Desa Kunkai ini. Saya sudah sampai di sini saat malam takbiran kemarin bersama anak dan istri,” kata Lae Silitonga, Sabtu (8/6/2019).

Menurutnya, hasil berdagang di area Cemoro Sewu ia berhasil mengantongi keuntungan hingga 2 juta rupiah setiap harinya, hanya saja pihaknya mengharapkan kawasan Cemoro Sewu untuk ditata lebih baik lagi, agar dapat menarik wisatawan dari luar.

“Sudah cukup baik, hanya saja untuk tambah lagi bagi sarana pengunjung,” harapnya.

Di samping itu, walaupun masih dalam kawasan cagar alam (CA) tidak menyurutkan ribuan pengunjung wisatawan yang datang untuk mengunjungi objek wisata pantai Cemoro Sewu. Fery (25) salah satu pengunjung asal Kabupaten Bengkulu Tengah mengaku terpesona oleh panorama pantai tersebut.

“Baru sekali saya kesini dan bagus sekali bersama keluarga. Selain itu, untuk pengunjung agar sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Fery.[Wahyu]