PedomanBengkulu.com, Bengkulu – BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu dan Pemerintah Daerah Kota Bengkulu duduk bersama membahas penambahan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berada di wilayah Kota Bengkulu, Kamis (20/06). Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pasal 99 maka melalui pajak rokok. Melalui pertemuan ini diharapkan Pemerintah Kota Bengkulu dapat menambahkan jumlah kepesertaan Jamkesda Kota Bengkulu melalui dana pajak rokok.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Alzan Sumardi mengatakan, dana pajak rokok ini dapat membantu masyarakat di Kota Bengkulu yang masih belum mempunyai kartu JKN-KIS.

“JKN-KIS ini merupakan program nasional, diharapkan seluruh masyarakat bisa masuk ke dalam Program JKN-KIS, sehingga untuk masyarakat yang dikategorikan sebagai tidak mampu dapat dijamin melalui jaminan kesehatan ini,” ungkap Alzan.

Pqda kesempatan tersebut, Alzan juga menjelaskan kepesertaan PBI di Kota Bengkulu yang sempat menurun dapat ditambah melaui pajak rokok ini.

“Memang di awal tahun ini ada pengurangan peserta karena adanya kekurangan anggaran, namun dengan adanya pajak rokok yang masuk ke BPJS kesehatan kemungkinan kita akan bahas agar dapat menambahkan kembali peserta JKN-KIS yang sempat berkurang sebelumnya,” tambahnya.

Sementara Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Bengkulu Dede Ahadiyat dalam pemaparannya menjelaskan beberapa alternatif dalam penambahan kuota PBI di Kota Bengkulu yang dapat dimanfaatkan melalui pajak rokok.

“Terkait penambahan kuota PBI di Kota Bengkulu melalui pajak rokok, kami mencoba membantu dengan beberapa alternatif seperti dari data BDT yang belum dapat jaminan, peserta PBPU/mandiri yang menunggak, atau dari peserta JKN-KIS dengan status non aktif,” jelas Dede.

Sampai dengan Juni 2019 di Kota Bengkulu sebanyak 331.434 orang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS dari total penduduk sebanyak 368.784 orang. Adapun Pemerintah Kota Bengkulu menjaminkan masyarakat melalui APBD sebanyak 3.902 peserta.[Rls]