Program Ausbuilding Kurangi Angka Pengangguran

PedomananBengkulu.com, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan arahan terhadap pelepasan peserta program Ausbuilding (magang) Provinsi Bengkulu ke Jerman tahun 2019 di lapangan apel Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kamis (13/6/2019).

Dalam arahannya, Rohidin Mersyah meminta agar para peserta magang dapat serius dan fokus sehingga mendapatkan bekal ilmu yang bisa dikembangkan di Bengkulu.

“Niat mencari ilmu agar jalan kalian mendapatkan pahala,” kata Rohidin Mersyah.

Menurun Rohidin Mersyah, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, melaksanakan program ini dalam rangka mengurangi angka pengangguran.

“Program Ausbuiding (magang) ini, berguna untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Provinsi Bengkulu,” kata Rohidin.

Harapan Rohidin Mersyah, program ini terus berlanjut secara kontinyu dan lewat program ini akan banyak putra putri Indonesia khususnya putra putri Bengkulu, yang akan sukses dan memiliki skill standar Eropa dan untuk Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui disnakertrans terus berinovasi serta melakukan MoU dengan negara – negara lainnya.

“Saya berharap, program ini berlanjut secara kontinyu dan lewat program ini putra putri Bengkulu bisa memiliki skill standar Eropa,” harap Rohidin.

Ausbildung adalah sebuah program keterampilan sekolah sambil bekerja di Jerman. Ausbildung bisa diartikan lebih tepatnya, pendidikan diploma D3 setara pendidikan politeknik, di sini mahasiswa dilatih bekerja, diberi ilmu tentang pekerjaan tersebut dan diberi tunjangan serta dapat gaji seperti karyawan tiap bulan.

Pekerjaan yang ditawarkan untuk program ini diantaranya Otomotif, Elektonika, Perhotelan, Restaurant, Chef atau koki, Rumah sakit atau perawat, Care giver, dan Administrasi perkantoran.

Untuk diketahui peserta yang di lepas sebanyak 30 peserta dan peserta bakal memperoleh uang saku selama kuliah, diantaranya : 400€ (Rp 6.500.000,-) per bulan. Tahun ke 1, 500€ (Rp. 8.400.000,-) per bulan tahun ke 2 dan 600€ (Rp. 9.600.000,-) per bulan pada tahun ke-3. Setelah selesai kuliah 3 tahun, disodori kontrak kerja 2 tahun dengan Gaji 3.000€ (Rp. 48.000.000,-) per bulan bruto. Bisa melanjutkan tingkat pendidikan ke S1 atau S2 di Jerman serta bisa berkarir di Eropa dan Uni Eropa. [Medi Muamar/Rilis]