PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Senator muda Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada warga masyarakat Provinsi Bengkulu.

“Saya memohon maaf lahir dan batin kepada suluruh saudara se tanah air, terkhusus kepada warga Bengkulu. Meskipun saya ingin sekali langsung bertatap muka dengan adik sanak semua untuk bermaaf-maafan, namun karena keterbatasan ruang dan waktu, semoga tali silaturahmi kita tidak pernah terputus,” kata Riri kepada jurnalis, Jumat (4/6/2019).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu mengajak segenap perangkat pemerintahan yang bertugas melakukan pengamanan mudik tahun ini untuk dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Saya mendoakan bagi yang melaksanakan mudik tahun ini semoga diberikan keselamatan dan kesehatan hingga sampai ke tujuan. Selamat bercengkrama dengan sanak saudara, kerabat dan handai taulan,” ungkap Riri Damayanti.

Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI terpilih periode 2019-2024 ini mengajak kepada warga masyarakat untuk menjadikan momen lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah ini sebagai ajang untuk memperkuat dan memperkokoh tali persaudaraan dan kebahagiaan serta serta kerjasama sesama muslim tanpa membeda-bedakan status sosial yang bermartabat, berkeadilan dan kesejahteraan.

“Dengan persaudaraan kemanusiaan sesama muslim ini kita harus menunjukkan solidaritas dan dukungan kita kepada saudara-saudara kita yang tertindas dan bahkan mereka berjuang untuk hidup, karena mereka setiap hari berfikir makan apa saya besok,” kata Riri Damayanti.

Selain itu, Wakil Ketua Kwartir Daerah Pramuka Bengkulu ini berpesan bahwa momen lebaran kali ini adalah momen penting dimana setelah 1 Juni sebagai lahirnya Pancasila yang mempersatukan bangsa Indonesia.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang memperhatikan sesama umat beragama dan tanpa putus silahturahmi walaupun tidak pada suasana lebaran.

“Setelah satu Juni sebagai hari lahirnya Pancasila, saya berpesan untuk warga masyarakat khususnya Provinsi Bengkulu untuk menjaga satu kesatuan bangsa tanpa harus membeda bedakan agama,” pesan Riri.

Sementara kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan abdi rakyat lainnya, anggota Komite I DPD RI itu mengimbau untuk segera kembali memberikan pelayanan kepada warga masyarakat bilamana waktu cuti bersama telah habis.

“Masuk tepat waktu setelah melaksanakan cuti bersama adalah bentuk penghargaan kita kepada rakyat. Jangan nambah libur. Apalagi sebenarnya Pemerintah pada tahun ini telah memberikan waktu libur yang cukup lama,” ungkap Riri Damayanti.

Untuk diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengingatkan agar segenap pimpinan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, dapat melakukan pemantauan kehadiran Aparatur Negara usai cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Imbauan tersebut sebagaimana tertuang dalam surat edaran Menteri PANRB dengan nomor B/26/M.SM.00.01/2019, sesuai dilansir pada situs resminya. [Eva De]