PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan – Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Batu Balai Desa Sukarami Kecamatan Air Nipis selangkah lagi segera melakukan kontrak dengan PT PLN. PLTMH yang dikelola oleh PT Manna Energy Pratama (MEP) ini berkapasitas 2X1,5 MW. Dengan kapasitas tersebut, pihak PT Manna Energy Pratama (MEP) mengklaim mampu memenuhi separuh kebutuhan energi listrik di Bengkulu Selatan.

Manajer Operasional PT MEP Terry Rosdianto menyampaikan bahwa pasokan listrik sebesar 2X1,5 MW tersebut nantinya akan langsung didistribusikan ke Gardu Induk Manna.

Saat ini, sambung Terry, pihaknya tengah melakukan uji coba Realibility Respons Test (RRT). Tahap uji coba kedua ini sudah berjalan sejak 17 Juni kemarin.

“Kalau sudah tiga hari sudah OK, tidak ada masalah, maka akan berlanjut sampai COD. COD itu tanggal mulai transaksi dengan PLN,” jelas Terry.

Terkait dengan kontrak dengan PLN, Terry mengaku PT Manna Energy Pratama akan melakukan kontrak selama 25 tahun ke depan.

Berdasarkan data di DPMPTSP, total realisasi investasi yang dilakukan PT Manna Energy Pratama pada laporan triwulan ketiga tahun 2018 mencapai Rp132 Miliar.

Untuk diketahui, selain PT Manna Energy Pratama, ada tiga perusahaan lagi yang telah dikeluarkan izinnya untuk pembangunan PLTMH di Bengkulu Selatan. Yakni PT Tripta Nusa Energi, PT.Mitra Arana Sinergi dan PT.Indonesia Power yang mengambil lokasi di Kecamatan Ulu Manna. [Apdian Utama]