Sidang Putusan di Pengadilan Negeri Tais, Senin (24/6/2019).

PedomanBengkulu.com, Seluma- Tiga PPK Ulu Talo divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Tais selama 6 Bulan Kurungan Penjara, denda 5 juta dengan subsidier 1 bulan kurungan.

Sidang yang diketuai Hakim Pengadilan Negeri Tais Erwindu, SH.MH, Merry Harianah, SH.MH, dan Sigit Subagio, SH.MH menyatakan ketiganya terdakwa anggota PPK Ulu Talo Azis Nugroho (24), Arizon (43) dan Andi Lala (36). Terbukti bersalah dengan sengaja merubah hasil rekapitulasi hasil suara DA1 pada pemilu 17 April 2019 dengan menguntungkan salah satu caleg DPR RI dr. Lia Lastaria dengan nomor urut 3. Ketiga PPK ini dikenakan sesuai pasal 551 Undang-Undang RI No. 7 Tahun 2017 Tentang pemilu junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Pantauan wartawan di lapangan, dari hasil putusan tersebut hakim memberikan waktu tiga hari untuk mengajukan banding. Serta atas putusan tersebut ketiga terdakwa masih memilih untuk pikir-pikir guna untuk mengajukan banding atas putusan yang diberikan oleh Majelis Hakim.

“Ketiganya masih pikir-pikir untuk mengajukan banding. Selama tiga hari secepat mungkin akan kami sampaikan,” kata Humas Kejari Seluma, Citra Apriyadi, kepada wartawan. Senin 24 Juni 2019.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Seluma menuntut ketiga terdakwa selama 3 bulan penjara, denda 1 juta subsidier 1 bulan penjara. Namun berbalik putusan hakim lebih tinggi dengan memutuskan 6 bulan penjara dan denda 5 juta subsidier 1 bulan kurungan.

“Vonis ini jauh lebih berat, karena sebelumnya dalam sidang pembacaan tuntutan oleh JPU, ketiga terdakwa hanya dituntut 3 bulan penjara dan denda Rp 1 Juta subsidair 1 bulan kurungan. Perbedaan dalam putusan itu biasa dan tidak ada permasalahan,” jelas Citra.

Sedangkan, untuk penahan ketiga terdakwa, pihak kejari masih menunggu salinan putusan dari Pengadilan. [YD]