Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pasca libur lebaran dihari pertama kerja Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa OPD untuk memastikan tidak ada ASN yang menambah jadwal libur dan beraktivitas seperti biasanyanya.

“Hari ini, hari pertama kerja kita mengajak ASN untuk kembali beraktifitas seperti biasanya dan karna libur juga sudah cukup longgar dan panjang maka tidak ada alasan untuk menambah libur,” kata Dedy.

Sebelum mengawali sidak, Dedy menyelenggarakan Apel pagi pasca libur lebaran dengan OPD selingkup pemerintahan Kota (Pemkot) Bengkulu sekaligus halal bihalal mempererat tali silahturahim di Halaman Kantor Walikota Bengkulu, Bentiring, Senin (10/6/2019).

“Hari ini juga sekaligus halal bihalal silahturahim karena kita sudah satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa, tentu amalan-amalan puasa itu kita pertahankan dengan saling memaafkan untuk menghilangkan rasa marah, benci dan lainnya,” ujarnya.

Dedy juga menjelaskan dalam pelaksanaan sidak nantinya, pihaknya sudah membagi beberapa tim yang akan mengecheck ke beberapa OPD yang sekiranya jika ada yang tidak tertib, tidak disiplin nantinya akan diberikan teguran kepada OPD dan ASN yang tidak disiplin.

“Jika ada temuan ASN yang tidak disiplin pastinya kita akan berikan teguran karena dari kementrian PANRB juga sudah jelas menginstruksikan agar memberikan sanksi mulai dari ringan, sedang sampai berat terhadap ASN yang menghilang tanpa kabar,” jelasnya.

Diketahui sidak yang dilakukan oleh Wakil Walikota Dedy Wahyudi dimulai dari UPTD Puskemas perawatan Ratu Agung, Dinas Pendidikan kota bengkulu, dilanjutkan ke SMPN 2 kota bengkulu dan Dinas kesehatan Kota Bengkulu.

Menurutnya sejauh ini tingkat kepatuhan dan disiplin ASN masih katagori baik dengan catatan para ASN jangan hanya absen pada saat pagi dan sore saja setelahnya menghilang.

“Sampai hari ini laporan yang masuk masih cukup tinggi tingkat kepatuhan dan disiplin para ASN dikota bengkulu, tetapi yang menjadi catatan adalah jangan sampai hanya hadir saat apel dan absen tapi setelah itu mereka menghilang pulang-pulang apel sore,” ungkapnya.

Tak hanya itu lanjutnya, kedepan pihaknya akan mengadakan pembenahan absensi untuk mengantisipasi ASN yang tidak disiplin kerja.

“Kedepan kita akan ada pembenahan bahwa ASN nanti ketika apel pagi dengan hadir menggunakan finger print kemudian sampai kerja istirahat siang mereka absen lagi dan terakhir pulang juga absen lagi. Sehingga jika semakin ketat seperti ini maka tingkat disiplin ASN juga akan semakin tinggi,” imbuhnya.

Selain itu juga ia menargetkan di 2020 akan menerapkan sistem absensi fingerprint online yang langsung diawasi oleh BKPP dan Kominfo sehingga tidak ada lagi celah bagi ASN yang malas bekerja.

“secara perlahan karena ini era digital kita akan menerapka sistem absen fingerprint online yang langsung diawasi langsung oleh kominfo dan BKPP sehingga kedepan ini tidak ada lagi celah bagi ASN yang malas,” tutupnya. [Asep Setiawan]