PedomanBengkulu.com, Seluma – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Seluma, Marah Halim mengatakan tahun ini pihaknya menyediakan sebanyak 800 Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk mencegah penyakit Rabies pada anjing dan kucing yang dipelihara masyarakat di Kabupaten Seluma.

“Tahun ini kita sediakan 800 VAR. Sebelumnya tahun kemaren kita sediakan 1.000 VAR,” Kata Marah Halim kepada wartawan, Selasa 02 Juli 2019.

Disampaikannya, dalam program pengandalian Rabies ini, masyarakat juga diminta untuk mendukung dengan cara membawa hewan peliharaanya disaat tim turun ke Desa. Minggu kedua bulan ini pihaknya akan turun melakukan vaksin terhadap hewan liar milik warga.

“Kita minta kerjasama dengan kades dan perangkatnya untuk mengumpulkan warga desa yang memiliki hewan ternak liar tersebut. Jangan sampai seperti tahun lalu, tim sudah sampai di desa, namun warga tidak ada yang membawa hewannya ke kantor desa. Sehingga tim sendiri yang menangkap dan menyuntik hewan ternak liar warga tersebut,” ujar Marah Halim.

Dijelaskannya, Saat ini tercatat yang rawan penyakit rabies itu ada di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Ilir Talo dan Kecamatan Sukaraja, namun pihaknya tetap mengendalikan penyakit Rabies akibat gigitan hewan tersebut. Untuk diketahui gigitan kucing lebih bahaya dibandingkan gigitan anjing.

“Kita himbau kepada masyarakat, untuk tidak mendatangkan anjing atau kucing dari luar yang kita tidak tau kesehatannya. Boleh didatangkan, hanya saja dikarantinakan terlebih dahulu,” jelas Marah Halim. [YD]