PedomanBengkulu.com, Seluma – Perlu diapresiasi yang dilakukan Penyidik Unit Tipikor Polres Seluma. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Unit Tipidkor melakukan tindakkan aset recovery atas temuan BPK terpendam di Dinas Perikanan Seluma tahun 2017 sebesar Rp360 juta dari total temuan pertama Rp429 juta.

“Kita menindak lanjuti laporan berupa adanya temuan dari BPK RI tahun 2017. Tindakan aset recovery atas pekerjaan proyek atau bangunan rehap berat dan peningkatan Rp152 juta.
Serta aset recovery yang selama ini terpendam atas bangunan proyek TPI Pasar Seluma Rp 207 juta,” sampai Kapolres Seluma, AKBP I Nyoman Mertha Dana, melalui Kasat Reskrim,
AKP Rizka Fadhila, didampingi Kanit Tipidkor, Iptu Denny Siregar kepada wartawan, Jumat (12/7/2019).

Disampaikannya, dalam pengembalian kerugian negara yang telah dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seluma, langsung diberikan oleh Kepala Dinas Perikanan, Emzaili Hambali, bersama dengan pihak ketiga ke Penyidik unit Tipidkor Polres Seluma.

“Total aset recovery yang diterima oleh daerah atau negara akibat tindakan yang diterapkan unit Tipidkor sebesar Rp 360 juta di Dinas Perikanan Kabupaten Seluma, yang langsung disetor ke kas daerah. Sebelumnya pihak dinas sudah melakukan cicil sehingga saat ini sudah 100 persen, ” jelas Denny.

Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma juga menegaskan. Walaupun telah adanya upaya pengembalian kerugian Negara tersebut sebesar 100 persen. Pihak Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma, menyambut niat baik dari pihak Dinas Perikanan. Namun di dalam mekanisme tetap berjalan sesuai dengan mekanisme ketentuan.

“Kami menyambut baik itikad baik pihak dinas yang telah kembalikan kerugian negara. Namun dalam mekanisme tetap berjalan sesuai dengan aturan. Nantinya akan dilakukan gelar perkara untuk menyimpulkan hasilnya. Kita mengharapkan untuk ke depannya penggunaan uang negara bisa optimal dan baik,” tegas Denny Siregar.

Sementara itu, untuk tiga OPD Pemerintahan Kabupaten Seluma lainnya yang juga memiliki temuan dari hasil Audit BPK RI Perwakilan Bengkulu, pada tahun 2017. Yakni
diketahui Dinas Disprindagkop, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma dan Diknas Seluma. Sampai saat ini, baru mencicil belum 100 persen pengemabalian.[YD]