PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pembebasan lahan Tol Bengkulu Lubuk Linggau trase pertama akan diselesaikan dalam waktu dekat ini.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Meryah mengatakan pembebasan tol selesai dalam waktu dekat mengingat bulan Agustus rencana akan dilakukan peletakan Batu pertama.

“Pembebaaan lahan tol trase pertama harus selesai dalam dekat ini,” kata Rohidin, saat ketemu di Hotel Santika, Sabtu (20/7/2019).

Lanjut Rohidin, bahwa setelah pembebasan lahan barulah akan dilakukan pembangunan fisik dengan peletakan batu pertama bulan Agustus yang akan dilakulan oleh Presiden RI, Jokowi.

“Setelah pembebasan lahan, barulah pembangunan fisik,” kata Rohidin.

Sedangkan untuk nilai ganti rugi lahan tol, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bengkulu Danu Ismadi, sebelumnya mengatakan, akan menghitung nilai ganti rugi lahan yang dilalui jalan tol ini akan tetap mengikuti harga pasar.

“Intinya, kami mau semua yang dibebaskan lahannya untung, tetapi harganya sesuai nilai pasar tidak lebih dari itu,” lanjut Danu.

Danu juga mengatakan telah menyediakan anggaran pembebasan lahan masyarakat yang dilalui proyek tol tersebut dan mekanisme ganti untung juga telah dibahas bersama BPN.

Diketahui, proyek pembangunan tol ini akan dilakukan dalam 3 seksi yaitu Kota Bengkulu menuju Taba Penanjung Bengkulu Tengah, dilanjutkan menuju Kepahiang dan tahapan ketiga menuju Rejang Lebong.

Pembangunan tol ini ditargetkan selesai dan mulai dioperasikan pada 2020 dengan amdal satu kesatuan antara trowongan dan jalan tol.
Jalan tol tersebut akan dibangun dengan anggaran mencapai Rp33,12 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan pinjaman perbankan. [Medi Muamar]