PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Jamhari Muslim (34), terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Kecamatan Curup Timur pada 12 Januari 2019 lalu dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Curup saat persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Curup, Senin (8/7).

Untuk diketahui, Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Syarip didampingi hakim anggota Riswan Herafiansyah dan Hendri Sumardi hanya berlangsung selama 30 menit. Dihadapan Majelis Hakim dan terdakwa Jamhari Muslim yang didampingi kuasa hukumnya Redo Exsan (advokat dari LBH Bhakti Unib), Tim JPU Kejaksaan Negeri Curup yang dipimpin oleh Kasi Pidum Kejari Curup, Eriyanto membacakan surat tuntutan setebal 98 halaman yang dibacakan secara bergantian yang intinya menyatakan jika Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pembunuhan berencana dan dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap anak anak hingga mengakibatkan kematian.

“Kami menuntut terdakwa dengan hukuman mati lantaran terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap anak mengakibatkan mati,” tegas JPU Eriyanto saat membacakan tuntutan.

Pasca dibacakannya tuntutan oleh JPU, Ketua Majelis Hakim menunda persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Jauhari Muslim tersebut hingga Senin (15/7) dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari terdakwa.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya tim JPU Kejari Rejang Lebong, menjerat terdakwa Jamhari Muslim yang notabenenya merupakan pelaku pembunuhan terhadap Hasnatul Laili alias Lili (35) serta dua anak tirinya Melan Miranda (16) dan Chyka Ramadani (10), yang terjadi pada 12 Januari 2019 lalu di kediaman di Simpang Suban Air Panas, Kecamatan Curup Timur, dengan pasal berlapis yaitu pasal 339, 338, 340, 351 KUHP, pasal pencurian dengan kekerasan, pelanggaran pasal Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman mati.

Sementara itu, kasus pembunuhan Hasnatul Laili (35), janda yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang pisang dan dua anaknya  Melan Miranda (16), pelajar kelas X MAN Curup dan Chyka Ramadani (10) pelajar kelas III SD itu sendiri terjadi dalam rumahnya di RT 08, Simpang Suban Air Panas Kecamatan Curup Timur, terjadi pada 12 Januari 2019 lalu. Pelaku pembunuhan yang tidak lain adalah mantan suami Korban sendiri tersebut berhasil diamankan petugas Kepolisian Senin pagi, 14 Januari 2019 pukul 05.00 WIB lalu saat sedang berupaya melarikan diri ke daerah Krui, Provinsi Lampung. [Ifan Salianto]