PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu kembali menggelar Forum Koordinasi di Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Kejaksaan Bengkulu Utara, DPMPTSP Bengkulu Tengah dan Disnakertrans Bengkulu Tengah, Jumat (12/07). Forum koordinasi pengawasan dan pemeriksaan merupakan forum rutin yang dilaksanakan dengan tujuan melakukan evaluasi pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan dalam rangka peningkatan cakupan kepesertaan dan kepatuhan pemberian data yang lengkap dan benar serta kepatuhan membayar iuran.

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Fatkhuri menjelaskan harapannya melalui forum ini agar Program JKN-KIS dapat berjalan maksimal terutama kepesertaan di sektor pemberi kerja dan pekerja. Ia menuturkan bahwa BPJS Kesehatan dan Dinas kesehatan diharapkan bisa menggali informasi di lapangan mengenai implementasi layanan kesehatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Saat ini dalam forum ini kita akan samakan persepsi terhadap kegiatan yang akan kita lakukan ke depannya. Sesuai prinsip BPJS kesehatan yakni gotong-royong, harapannya dengan saling koordinasi kita dapat mencapai tujuan bersama” ujar Fathuri.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Rizki Lestari dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Program JKN-KIS merupakan program strategis nasional yang masih menjadi prioritas unggulan, sehingga perlu dukungan penuh dari berbagai pihak.

“Dari hasil survey, Program JKN-KIS menduduki peringkat pertama untuk tingkat kepuasan program pemerintah. Untuk itu, kami harapkan hasil pertemuan ini bisa mendongkrak optimalisasi kepatuhan badan usaha, baik dari segi pendaftaran dan pembayaran iuran, seperti tidak perpanjangan izin apabila belum mendaftar ke program JKN-KIS. Terkait perkembangan badan usaha di daerah Bengkulu Tengah, kami lihat di sini masih ada badan usaha yang belum terdaftar, atau memang terdaftar namun mendaftarkan seluruh pegawainya dan anggota keluarganya,” jelas Rizki.

Sampai dengan Juni 2019, sebanyak 92.434 penduduk sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS dari total 113.056 masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah atau sudah mencapai 81,76%.[Rls]