Humas Kejari Seluma, Citra Apriyadi

PedomanBengkulu.com, Seluma – Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma telah mengajukan memori Banding terhadap ketiga terdakwa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ulu Talo. Untuk itu, saat ini Kejari masih menunggu putusan Pengadilan Tinggi Bengkulu (PT) soal banding diterima atau ditolak.

“Memori banding sudah kita sampaikan ke PN, tinggal menunggu putusan PT,” kata Humas Kejari Seluma, Citra Apriyadi kepada wartawan, Rabu 03 Juli 2019.

Disampaikannya, dengan pernyataan terdakwa yang mengajukan banding terhadap putusan PN Seluma. Maka Jaksa penuntut Umum(JPU) juga akan menempuh jalur hal serupa untuk banding. Pernyataan memori banding atas memori banding terdakwa juga telah disampaikan ke PN Seluma.

“Kontra memori banding atas memori banding yang disampaikan terdakwa sudah kita sampaikan ke pengadilan negeri. Tinggal kita tunggu putusan Pengadilan Tinggi Bengkulu, menerima atau tidaknya ketiga terdakwa atas putusan PT nantinya,” ujar Citra.

Sebelumnya, Tiga PPK Ulu Talo divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Tais selama 6 Bulan Kurungan Penjara, denda 5 juta dengan subsidier 1 bulan kurungan. Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan JPU Kejari Seluma selama 3 bulan penjara, denda 1 juta dan subsidier 1 bulan kurungan. Hal ini terkait kasus merubah hasil rekapitulasi pada pemilu 17 April lalu, dengan menambah suara caleg DPR RI partai Gerindra nomor urut 3, Dr Lia Lastaria.

Dengan putusan itu, ketiga PPK ulu talo tidak menerima putusan Hakim dan mengajukan Banding. [YD]