RSHD Kota Bengkulu

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan surat rekomendasi penyesuaian kelas rumah sakit. Berdasarkan hasil reviu kelas Rumah Sakit, sebanyak 615 Rumah Sakit se – Indonesia diturunkan kelasnya.

Hasil reviu kelas Rumah Sakit oleh Kementrian Kesehatan RI berdasarkan Undang Undang Nomor 44 Tahun 2019 tentang Rumah Sakit, Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 tahun 2014 tentang klarifikasi dan perizinan Rumah Sakit.

Berdasarkan Surat Kementerian Kesehatan Ri, Nomor : HK.04.01/1/2963/2019 perihal rekomendasi penyesuaian Kelas Rumah Sakit hasil reviu kelas Rumah Sakit, didapati sekitar 615 Rumah Sakit di seluruh penjuru Indonesia diturunkan kelasnya, yang mana bila dilihat dari daftar hasil reviu tersebut tidak ditemukan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bengkulu yang bernamakan Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) diturunkan kelasnya.

Rumah Sakit Harapan dan Doa yang mulai beroperasi pada Tahun 2014 merupakan rumah sakit yang digagas oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan, yang mana saat itu dari semua keterbatasan anggaran yang minim, RSHD mampu berdiri dan melayani masyarakat Kota Bengkulu bahkan seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu.

Rumah Sakit yang berdiri di eks Kantor DPRD Kota Bengkulu tersebut setiap tahunnya terus berbenah. Hal ini terlihat dari bertambahnya ruangan pada Rumah Sakit tersebut dan untuk saat ini menjadi rumah sakit terbaik dan termegah yang ada di Provinsi Bengkulu.

Menanggapi Hasil Reviu penyesuian Kelas Rumah Sakit, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengucapkan rasa syukur atas penilaian dari Kementerian Kesehatan RI yang tidak menyertakan RSHD diturunkan kelasnya.

“Semua ini karena pertolongan Allah SWT, maka sebagai bentuk rasa syukur kita, mari kita perbaiki amal dan ibadah dengan cara memakmurkan rumah ibadah, khususnya yang Islam dengan memakmurkan masjid,” ucap Walikota Helmi Hasan.

Atas hasil yang baik ini, Walikota Helmi Hasan mengimbau seluruh jajaran Rumah Sakit Harapan dan Doa ( RSHD ), baik itu dari Direktur hingga ke Security untuk tingkatkan pelayanan.

“Layanilah setiap orang yang datang ke Rumah Sakit dengan hati, jika dia seorang perempuan layanilah seperti kita melayani ibu kandung kita, Jika dia seorang laki – laki layanilah seperti kita melayani ayah kandung kita, jika dia sebaya layanilah seperrti melayani sahabat karib kita, jika dia lebih muda layanilah dia seperti melayani Adek kita, jika lebih tua layanilah seperti melayani kakak kita,” pesan Helmi Hasan.

“Insyaallah ketika kita melayani dengan niat ridho Allah, maka Rumah Sakit Kota Bengkulu Allah tolong menjadi rumah sakit yang terbaik di dunia dan akhirat.

Untuk diketahui, reviu kelas rumah sakit oleh Kemenkes RI dinilai dari Fasilitas Umum Rumah Sakit, tenaga medis / Dokter, jumlah ruangan dan kasur serta, alat medis serta fasililitas penunjang. Yang mana Rumah Sakit Harapan dan Doa saat ini telah menuju akreditasi paripurna berada pada klarifiikasi Kelas C dengan telah memiliki fasilitas memadai, baik itu fasilitas umum, ruangan maupun alat medis serta memiliki tenaga medis dan dokter yang handal dan berkompeten. [Ilham Yudhasa]