Kabar gembera buat Indonesia, Alfian M Fajri putra kelahiran Solo, Jawa Tengah berhasil menjadi juara dunia pada IFCS World Cup Chamonix, Prancis, Jumat (9/7/2019).

Alfian merupakan atlet Panjat Tebing, yang berhasil menjadi juara dunia mengalahkan atlet asal China, Zhong Qixin dengan catatan waktu 5,764 detik, sedangkan Zhong Qixin 6,382 detik.

Alfian mengatakan kunci kemenangannya adalah ketenangan. Saat mampu menguasai diri dan fokus, dia berhasil menjadi yang terbaik.

“Saya merasa semakin tenang dalam menghadapi tekanan,” ujar Alfian dikutip dari www.m.detik.com, Sabtu (13/7/2019).

Lanjut Alfian, Ia mengaku pertama mengenal olahraga Panjat Tebing sejak duduk di kelas 5 SD pada tahun 2008. Pada waktu itu, kata Alfian lebih tertarik dari pada bermain bersama teman temannya.

“Waktu itu, saya lebih tertarik ikut olahraga Panjat Tebing ketimbang bermain bersama teman teman saya, karena sejak kelas 1 sampai kelas 4 SD kerjaan saya cuman bermain,” kata Alfian.

Sementara, Manager Timnas Panjat Tebing, Pristiawan Buntoro, mengaku sangat puas dengan apa yang diraih Alfian.

“Di era speed, ini pertama kalinya kita juara dunia di Eropa yang merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia,” kata Pristiawan Buntoro.

Diketahui, untuk mendali emas di raih oleh Alfian M Fajri asal Indonesia, Mendali Perak diraih Zhong Qixin asal China, dan Perunggu diraih oleh Vladislav Deulin.

Sementara tahun 2018, Alfian juga pernah meraih juara dunia di IFSC Worldcup Chongqing, China, pada April 2019. Kala itu Alfian menorehkan catatan waktu 5,970 detik. [Medi Muamar]