PedomanBengkulu.com, Seluma – Pembayaran hutang Pemkab Seluma kepada PT Puguk Sakti Permai (PSP) sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) yang mewajibkan membayar Rp8,8 miliar. Saat ini baru dibayarkan sebesar Rp5 miliar. Sedangkan sisanya sebesar Rp 3,8 miliar akan dibayarkan dalam APBD tahun 2020 mendatang.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Seluma, Deddy Ramdhani, mengatakan, untuk pembayaraan ke PT PSP sudah dilaksanakan sebesar Rp5 miliar. Masih menyisahkan lagi sebesar Rp 3,8 Miliar yang akan diusulkan dalam APBD 2020.

“Tahun ini sudah kami angsur dan kami bayarkan sebesar Rp5 miliar. Dianggarkan pada APBD 2019. Untuk, sisanya akan dibayarkan pada anggaran tahun depan,” kata Deddy kepada wartawan, Kamis 11 Juli 2019.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Seluma, Mirin Ajib mengatakan pekerjaan yang ada kekurangan pembayaran tersebut pada proyek Multiyears dengan total anggaran Rp 338 miliar.

Kemudian pada tahun pertama dianggarkan sebesar Rp70 miliar. Serta pekerjaannya selesai dan sudah dibayarkan oleh Pemkab Seluma kepada PT PSP.

Nah, di tahun kedua dianggarkan sebesar Rp 60 miliar. Namun diperjalannya terjadi pemutusan kontrak. Serta Pemkab Seluma belum membayarkan sisa pekerjaan sebesar Rp 8,8 miliar.

“Ada pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh pihak ketiga dalam hal ini PT PSP. Setelah diputus kontrak, ada pekerjaan yang belum dibayarkan. Sehinggga PT PSP menggugat dan akhirnya dimenangkan oleh PT PSP sehingga kami selaku Pemkab Seluma harus membayarkan,” jelas Mirin Ajib. [YD]