PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Dalam rangka peningkatan PAD, Pemkot Bengkulu merancang akan menerapkan e-parkir dan e-retribusi. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkot Bengkulu belajar ke Kota Solo, Jawa Tengah dengan difasilitasi BI Bengkulu.

Kamis pagi (11/7) Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi didampingi Deputi BI Bengkulu, Rifat Pasta diterima langsung oleh Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo, di Balai Kota Solo.

“Banyak hal tadi yang kita bicarakan dengan Pemerintah Kota Solo, Salah satunya terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak retribusi,” ungkap Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Solo dalam peningkatan PAD dari retribusi daerah sudah menggunakan sistem retribusi elektronik (E – Retribusi).

“Kota solo itu sudah menerapkan sistem E Retribusi Pasar, yang mana sistem e retribusi menggunakan sistem e – money. Kedepannya, Pemkot Bengkulu akan menerapkan sistem tersebut di sejumlah pasar yang ada di Bengkulu,” ucapnya.

Selain itu, Pemkot Solo juga sudah menggunakan pemungutan parkir sistem elektronik parkir (e – parkir).

“Kedua sistem pemungutan retribusi Kota Solo ini akan kita contoh dan terapkan di Kota Bengkulu guna mengurangi kebocoran penyerapan PAD dari sektor pajak retribusi,” pungkas Dedy Wahyudi.

Kunjungan kerja ini difasilitasi oleh BI Perwakilan Bengkulu dalam program capacity building. Selain Wawali, ikut dalam rombongan Ka OPD seperti DPMPTSP, Dinas Perindag, Dinas Pariwisata.

“Terimakasih kepada Pak Adang, Kepala BI Bengkulu yang telah memfasilitasi kami. Program ini sepenuhnya difasilitasi oleh BI. Semoga ke depan kita bisa sinergi dalam banyak hal,” ujar wawali. [Ilham Yudhasa]