Para tersangka saat digiring ke Rumah Tahanan

PedomanBengkulu.com, Seluma – Satu tersangka dugaan Korupsi Dana Desa (DD) Desa Talang Rami Kecamatan Seluma Utara ditangguhkan dengan pertimbangan masih memiliki anak berusia 1,5 tahun dan masih menyusui.

Tersangka yang ditangguhkan yakni diketahui bernama Deka Prastati (25) warga Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara. Diketahui juga merupakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dalam pengelolahan program APBDes Desa Talang Rami.

“Sudah ditangguhkan kemarin, dengan pertimbangan masih menyusui,” kata Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana melalui Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila kepada wartawan, Kamis 18 Juli 2019.

Disampaikan Rizka, Tersangka Deka saat ini sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya, dengan jaminan oleh pihak keluarga. Dengan itu tersangka hanya dilakukan wajib lapor.

“Sudah boleh pulang dengan jaminan pihak keluarga, dengan pertimbangan masih menyusui anaknya,” ujar Rizka.

Tambah Rizka, saat ini berkas keempat tersangka sudah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Seluma. Tinggal menunggu pihak kejari sudah lengkap apa belum berkasa tersebut. Apabila sudah lengkap baru dilakukan P21.

“Berkas sudah kita kirimkan ke jaksa. Tinggal menunggu petunjuk dari mereka, kalau sudah lengkap baru kita P21kan,” jelas Rizka.

Tersangka terlibat dalam pengelolahan anggaran APBDes yang mana terdapat item pelaksanaan belanja barang yang difiktifkan oleh para tersangka. Yakni dengan alasan untuk dapat memberikan uang kepada mantan kepala desa. Dengan alasan untuk memberikan upeti ke pihak inspektorat agar mempermudah atau mentiadakan temuan pemeriksaan.

Dalam kasus tersebut, para terkait diancam pada Pasal 8 dan Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. Sebagaimana yang diubah dan ditambah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi Junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana. [YD]