Pedoman Bengkulu.com, Yogyakarta – Seniman asal Curup, Bengkulu Oktaravianus Bakara bersama seniman seniman lainnya mengadakan pameran lukisan dengan tema dan konsep Study Romance di Galeri Lorong Yogyakarta, jl Nitiprayan Dusun Jeblok, Dukuh, 3, Tirtonirmolo, Kasihan, Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (12/7/2019).

Oktaravianus atau yang akrab dipanggil Okta mengatakan, dalam pameran kali ini, kami berusaha mengungkapkan sisi puitis yang diwujudkan dalam karya. Ini sebagai sebuah cara untuk belajar melihat apa arti sebenarnya belajar dalam hidup itu sendiri. Jika bisa dibilang belajar untuk mencintai semua proses hidup berkesenian menjadi karya yang puitis.

“Pameran yang kami sajikan ini berusaha mengungkapkan sisi puitis kami dalam perwujudan karya dan sebagai sebuah cara untuk belajar melihat apa arti sebenarnya belajar dalam hidup” kata Okta.

Dalam Pameran yang bertajuk Study Romance ini, lanjutnya adalah sebuah cara untuk melihat sebuah standarisasi nilai kesendirian seorang perupa di setiap detiknya, dalam kata lain adalah Renungan.

“Cara seorang perupa yang diwujudkan disebuah karya yaitu melalui sebuah proses disetiap detiknya,” kata Okta.

Selain itu, Labjar Jiwo juga mengatakan setiap manusia sadar atau tidak sadar pastilah akan mengalami fase romantisme dalam hidupnya, sebagai sebuah sisi lembut dari jiwanya yang kasat mata oleh orang lain disekitarnya, oleh karena itu sisi puitis ini manusia wujudkan dalam berbagai ekspresi.

“Setiap manusia mengalami fase romantisme dalam hidupnya, maka untuk mewujudkannya harus diwujudkan dengan berbagai ekspresi,” kata Lanjar.

Lanjar menerangkan bahwa study merupakan sebuah kata yang bisa diartikan belajar, dan belajar merupakan sebuah hal yang tidak mungkin lepas dari tiap tarikan nafas kita. Menurut Lanjar, tidak ada tingkatan dalam arti belajar yang sesungguhnya dalam kita hidup adalah belajar dari melihat, mendengar, merasakan baik dari sesuatu yang permanen bahkan dari pengalaman sendiri.

“Belajar itu tidak ada tingkatan, kita bisa belajar dalam kehidupan sehari hari. Bahwa hidup sesungguhnya adalah belajar,” kata Lanjar.

Diketahui, pameran ini dibuka pada pukul 19.30 wib. Yang menurut jadwal akan berlangsung dari tanggal 12-18 Juli 2019. [Medi Muamar]

Berikut beberapa karya yang dipamerkan