Rakor pilkades di ruang rapat Bupati Seluma, Rabu 10 Juli 2019.

PedomanBengkulu.com, Seluma – Sebanyak 85 Desa akan menggelar Pemilihan kepala desa serentak pada 7 November mendatang. Dari mulai tahapan sampai dengan pelantikan habiskan anggaran Rp 900 juta.

“Untuk anggaran pilkades ini sudah dianggarkan di APBD 2019 sebesar Rp 900 juta yang akan digunakan untuk sosialisasi syarat dan mekanisme pencalonan kades serta pengadaan surat suara pilkades sampai dengan pelantikan Kades,” kata Plt. Kepala Dinas PMD Seluma, Saparudin kepada wartawan, seusai menggelar Rakor pilkades di ruang rapat Bupati Seluma, Rabu 10 Juli 2019.

Disampaikannya, dalam bursa pilkades serentak ini, calon kades tidak harus warga desa setempat, boleh calon dari luar. Namun yang harus diperhatikan bahwa cakades tidak bisa menjabat jabatan ganda atau bekerja ditempat lain.

“Jadi begitu terpilih, yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya. Jika tidak, maka tidak bisa dilakukan pelantikan walaupun telah terpilih saat pilkades nantinya,” ujar Saparudin.

Sedangkan, untuk pelantikan kades terpilih ini nantinya direncanakan akan digelar sebulan sesudah pelaksanaan pilkades tepatnya di bulan Desember. [YD]