Benni Irawan

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Benni Irawan dikabarkan diusir ketika rapat pembahasan anggaran yang dilaksanakan Senin (15/7/2019) kemarin.

Ketika diminta klarifikasi, Benni menyebutkan bahwa hal itu hanya kesalahpahaman saja.

“Kemarin malam, saya datang ke rapat pembahasan. Namun belum membahas yang di DPUPR,” kata Benni, Selasa (16/7/2019).

Lanjut Benni, bahwa rapat rapat sebelumnya, ketika ia tidak dapat hadir akibat dari dinas di luar kota.

“Saya tidak dapat hadir di rapat sebelumnya, karena saya sedang dinas di luar kota. Bisa dicek lewat tiket pesawat saya,” kata Benni.

Menurut Benni, Dinas PURR yang diinformasikan hanya datang pada saat penganggaran adalah tidak benar, karena menurut Benni, pada saat itu berbenturan dengan agenda dinas diluar kota.

“Informasi terkait Dinas PURR hanya datang saat penganggaran adalah tidak benar, sebab berbenturan dengan dinas luar kota yang saya jalankan waktu itu, dengan bukti tiket pesawat,” tegas Benni.

Diketahui, dalam rapat kemarin yang rencana akan membahas pengajuan penambahan anggaran yang dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Bengkulu sebesar Rp15 Miliar untuk pembangunan sejumlah titik jalan di APBD Perubahan tahun ini, ditunda.

Sementara penundaan rapat tersebut, belum diketahui kapan akan dilaksanakan kembali. [Medi Muamar]