PedomanBengkulu.com, Seluma – Sebanyak 65 orang tenaga kontrak bidang Perhubungan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) terancam dirumahkan. Hal ini dikarenakan anggaran yang tersedia untuk pembayaran honor mereka hanya sampai September mendatang.

“Dananya hanya tersedia sampai September. Semua karena kemampuan keuangan daerah saat ini, ” kata Kepala Dinas Perkim Seluma, Erlan Suadi kepada wartawan. Rabu 10 Juli 2019.

Disampaikannya, anggaran tersebut, sebelumnya memang disetujui hanya sampai di bulan september. Jika nanti di APBD perubahan tidak dapat dianggarakan lagi, maka 65 tenaga kontrak dipastikan akan dirumahkan.

“Tenaga kontrak ini diberikan honor sebesar Rp 1,1 juta sampai Rp 1,3 juta. Untuk Rp1,3 juta diberikan kepada tenaga kontrak yang dinas di kantor. Karena mereka mengikuti jam kerja ASN dari pagi sampai sore selama jam kerja. Sedangkan tenaga kontrak yang dibeirkan honor Rp 1,1 mereka yang bertugas di lapangan mengatur lalu lintas. Karena mereka ini bekerja pada jam tertentu saja. Pada pagi, siang dan sore. Sedangkan selebihnya mereka tidak diwajibkan bekerja, “jelas Erlan.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya tengah menyusun usulan tambahan anggaran untuk APBD Perubahan. Disetujui tidaknya nanti setelah selesai dalam pembahasan TAPD dan Banggar.

“Saat ini kami sedang susun usulan tambahan anggarannya. Agar sebanyak 65 orang tenaga kontrak ini bisa bekerja sampai Desember nanti,” ujar Erlan.[YD]