PedomanBengkulu.com Bengkulu — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rekonsiliasi iuran wajib PNS daerah, Pemda, PNS Pusat TNI/ Polri dan PPNPN Triwulan I tahun 2019 di Resto Kampung Pesisir Bengkulu, Jum’at, (26/7/2019).

Dalam acara tersebut BPJS Kesehatan, Pemda Provinsi, Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah, Pemda Kota Bengkulu dan KPPN Kota Bengkulu melakukan sanding data dan menuangkan dalam bentuk suatu Berita Acara serta meng-update informasi terbaru tentang Program JKN-KIS.

Kegiatan ini merupakan amanat dari Peraturan Presiden nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 99/PMK.05/2018 tentang dana perhitungan pihak ketiga.

Dalam kata sambutan sekaligus pemaparan materi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Rizki Lestari mengapresiasi absensi setoran wajib Pemda ke BPJS Kesehatan yang menurutnya secara keseluruhan sudah sesuai dan tepat waktu.

“Sebelum kegiatan ini kita sebelumnya sudah melakukan pra rekonsiliasi sehingga pada saat ini ketika mau melakukan penandatangan data yang kita peroleh sudah baik. BPJS Kesehatan berterima kasih secara keseluruhan setoran Iuran Wajib PNS dan Iuran Wajib Pemda sampai dengan bulan Juni ini masih rutin dan sesuai,” jelas Rizki Lestari dalam sambutannya.

Rizki Lestari menambahkan iuran yang kami terima dari Pemda ini sangat kami butuhkan karena biaya pelayanan saat ini sangat tinggi dan membutuhkan biaya dimana salah satunya sumbernya adalah iuran dari PPU yaitu pegawai negeri dan pegawai swasta.

“Rasio klaim (biaya yang BPJS Kesehatan keluarkan dengan iuran yang BPJS Kesehatan terima) peserta Mandiri sangat tinggi, dalam arti biaya yang dikeluarkan sangat besar sementara peserta yang rutin membayar iuran sedikit, kalau rasio klaim dari PPU atau PNS masih lumayan baik, iuran inilah yang kami gunakan untuk membayar klaim rumah sakit, sehingga ketepatan pembayaran iuran PNS dari bapak ibu sangat berpengaruh karena anggarannya akan kami gunakan untuk pembayaran dari puskesmas sampai ke rumah sakit,” papar Rizki Lestari.

Asisten III administrasi umum pemerintah Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto mengatakan tetap mendukung program JKN-KIS yang merupakan salah satu Program strategis nasional pemerintah.

”Kami dari Pemda Provinsi Bengkulu tetap komitmen terhadap program BPJS Kesehatan. Pemda akan berusaha agar selalu melakukan pembayaran iuran ke BPJS kesehatan tepat waktu sebelum tanggal 10. Saya berharap kalau sudah melakukan penyetoran jalan lupa juga melaporkan bukti setor, kalau perlu di hari yang sama setelah laporkan,” jelas Gotri Suyanto sebagai Asisten lll Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Bengkulu. [Yusuf]