PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu kembali melaksanakan Kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba. Kali ini BNNP menyasar Jama’ah Masjid Al- Hidayah Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, Jumat (12/7/2019).

Dalam penyuluhannya, Ariyanto selaku narasumber memaparkan tentang definisi Narkotika sesuai dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 yakni gambaran penyalahgunaan narkoba.

“Berbagai jenis narkotika yang sering digunakan dampaknya sangat merugikan,” kata Ari.

Ari menjelaskan, dalam hal ini BNNP melakukan pelayanan rehabilitas baik rehabilitas secara fisik maupun psikologis yang dilaksanakan di Kantor BNNP Bengkulu. Dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) peran-peran keluarga dan organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan.

“Maka kami dari BNNP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil berperan memberantas narkoba yang dampaknya merusak generasi muda penerus bangsa,” jelas Ari.

Pantauan PedomanBengkulu.com, dalam memberikan materi, narasumber juga menggunakan media audio visual untuk memperkuat pesan anti narkoba yang ingin disampaikan. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 50 orang yang merupakan Persatuan Majelis Taklim Kelurahan Sawah Lebar (Permata) dan Anggota Risma Masjid Al- Hidayah Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Setelah penyampaian materi selesai acara dilanjutkan dengan tanya jawab.[Anto]