PedomanBengkulu.com, Bengkulu —  Setelah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 wilayah Kodim 0407 Bengkulu resmi di buka. Satuan Tugas (Satgas) TMMD langsung melaksanakan perehaban rumah ibadah yakni Masjid Bahhpul Janah yang ada di  RT 16 RW 4 Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Jumat (12/7/2019).

Ketua RT 16 Kelurahan Padang Serai, Suyanto mengatakan Masjid yang direhab oleh Satgas TMMD  ini untuk  pembangunannya swadaya masyarakat dan masih banyak memerlukan perehapan.  Melalui TMMD ini masyarakat sangat terbantu dan akan lebih nyaman lagi dalam melaksanakan ibadah.

“Alhamdulillah perehapan Masjid ini akan sangat bermanfaat karena warga akan lebih nyaman dalam melaksanakan ibadah dan diharapkan warga akan lebih memakmurkan rumah ibadah dengan dan berbondong-bondong untuk sholat berjamaah di Masjid yang kita cintai ini,” ungkap Suyanto.

Selain merehap rumah badah, Satgas TMMD di hari kerja perdananya ini juga merehap jembatan penghubung RT 16 Kelurahan Padang Serai dan RT 9 Kelurahan Betungan Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu.

Sementara itu, Komandan Koramil 07 Kecamatan Kampung Melayu, Kapten Sumardi, mengatakan jembatan teluk keramat ini merupakan akses penghubung RT 16 Kelurahan Padang Serai dengan RT 9 Kelurahan Betungan dan kondisinya sudah rusak, tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan diperbaikinya jembatan ini menggunakan kayu yang kuat serta dibuat pondasi yang kokoh. Selain aman untuk dilewati juga terlihat rapi, sehingga masyarakat lebih mudah untuk beraktifitas dengan sarana dan prasarana memadai yang nantinya diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan sarana dan prasarana yang memadai seperti ini, tentunya nanti akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi warga disini,” kata Sumardi.

Seperti diketahui, dalam TMMD yang dipusatkan di RT 16 Kelurahan Padang Serai dan RT 19 Kelurahan Sumberjaya Kota Bengkulu ini. Satgas TMMD juga membuka jalan baru sepanjang 1,3 kilo meter dengan lebar 8 meter dan membangun jembatan sepanjang 7 meter dengan lebar 4 meter yang merupakan akses penghubung dua Kelurahan tersebut dan pelaksanaannya sudah dilakukan sejak 1 juli 2019 jauh sebelum TMMD resmi di buka. [Anto]