PedomanBengkulu.com,Seluma – Pasca penetapan Mantan Kepala Desa, Nasirman (45) dan tiga Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), yaitu, Mulyadi (40), Hendri Yanto (28), Deka (25) atas kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD), diungkapkan oleh Unit Tipidkor Polres Seluma, berdasarkan perkembangan penyelidikan bakalan ada tersangka baru.

“Tidak menutup kumungkinan dengan berdasarkan pakta persidangan perkembangan penyidikan dan Berdasarkan kecukupan bukti, bakalan ada tersangka baru,” Kata Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Mertha Dana Melalui Kasat Reskrim AKP. Rizka Fadhila didampingi Kanit Tipidkor. Iptu Denny Siregar kepada wartawan, Jumat (12/7/2019).

Disampaikannya, kasus yang menyeret Mantan Kades dan tiga TPK ini, juga melibatkan pihak Inspektorat Seluma. Pasalnya, dari keterangan ke empat tersangka uang yang mereka ambil tersebut tujuannya untuk memberikan upeti guna meminimalisir hasil temuan pengelolan APBD yang akan diberikan ke Inspektorat agar mempermudah dan meniadakan temuan hasil pemeriksaan.

“Saat ini inspektorat itu sendiri masih sebatas saksi. Tidak menutup Kemungkinan bakalan ada tersangka baru dalam kasus ini, “tegas Denny.

Sebelumnya, Penyidik Tipidkor Polres Seluma, resmi menahan ke empat tersangka kasus Korupsi pada pengelolaan Dana Desa (DD), Desa Talang Rami Kecamatan Seluma Utara.

Keempat Tersangka tersebut yakni, Mantan Kades Nasirman (45) dan Tiga TPK yaitu, Mulyadi (40), Hendri Yanto (28), Deka (25).

Pantauan Pedoman Bengkulu di lapangan, keempat tersangka sebelumnya dilakukan pemeriksaan kembali oleh penyidik Polres Seluma. Setelah itu pihak penyidik Tipidkor meminta pihak keluarga untuk menandatangi persetujuan penahanan. Saat digelandang ke penjara, diiringi dengan isak tangis pihak keluarga dari keempat tersangka tersebut.

“Setelah kita lakukan proses penyelidikan dan pengumpulan alat bukti, Keempatnya kita tetapkan tersangka dan kita laksanakan pemeriksaan. Selanjutnya kita kenakan tindakan penahan terhadap keempat tersangka,” tegas Kapolres Seluma, AKBP I Nyoman Mertha Dana melalui Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila didampingi Kanit Tipidkor Iptu Denny Siregar kepada wartawan.[YD]