PedomanBengkulu.com, Kaur — Satuan Anggota Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kaur berhasil menangkap dua terduga pelaku jambret. Kedua terduga pelaku ini yaitu, KA (19) warga Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dan AR (22) warga Desa Gelombang Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma.

Data terhimpun, para terduga pelaku tersebut ditangkap Anggota Sat Reskrim Polres Kaur yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Welli Wanto Malau, S.IK, MH pada tanggal 4 Juli 2019 sekira pukul 05.00 WIB berdasarkan laporan polisi nomor : LP / 283 – B / V / 2019 / Bkl / Res Kaur tanggal 28 Mei 2019.

Kedua terduga pelaku ini sempat viral di media sosial Facebook karena diduga aksi pembegalan yang dilakukannya di daerah latihan Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur tersebar di media sosial. Selain aksi tersebut, terduga pelaku juga melakukan pembobolan rumah milik salah satu warga Desa Padang Binjai Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur dan diduga berhasil mengambil tiga buah cincin emas seberat 10 gram dan uang tunai sebesar 3 juta rupiah.

Diduga dalam aksi pembegalan yang dilakukan di daerah latihan Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur terduga pelaku tersebut mengendarai sepeda motor dan mendekati korban yang saat itu juga sedang mengendarai sepeda motor. Kemudian, terduga pelaku langsung mengambil Handphone korban yang diletakkan di dasbor depan, dan setelah itu terduga pelaku langsung kabur.

Sementara dalam aksi pembobolan rumah, terduga pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara memanjat tembok belakang rumah korban selanjutnya tersangka mencongkel pintu belakang rumah dan langsung menuju kamar membuka lemari dan mengambil cincin serta uang tunai milik korban.

Kapolres Kabupaten Kaur AKBP Arief Hidayat melalui Kasat Reskrim Polres Kaur, Iptu Welli Wanto Malau, S.IK, MH, saat dikonfirmasi, Minggu (7/7/2019) membenarkan adanya penangkapan kedua terduga pelaku dan Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit Handphone merk Oppo A3S warna ungu dan tiga buah cincin emas 24 karat seberat 10 gram.

“Iya benar, atas perbuatannya terduga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” jelas Kasat.[Anto]