Sekretaris Daerah Seluma, Irihadi

PedomanBengkulu.com, Seluma – Dari hasil LHP BPK RI tahun 2018, 26 OPD di Kabupaten Seluma kembali mendapatkan temuan. Diantaranya, Dinas PUPR pada bangunan Islamic Center sebesar Rp 60 Juta, DPRD Seluma sebesar 1,5 miliar.

Informasi yang didapat media ini, untuk penindaklanjutan temuan tersebut sudah melampaui waktu selama 60 hari sejak surat rekomendasi dari temuan tersebut diberikan. Diketahui, saat ini baru beberapa OPD saja yang sudah mencicil temuan tersebut. Seperti temuan Islamic Center PUPR Seluma yang sudah ada mencicil.

“Sudah ada, pokoknya sudah ada. Di bidang Bina Maraga juga sudah ada,” singkat Kepala Dinas PUPR Seluma, M. Saipullah kepada wartawan, Selasa 09 Juli 2019.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Seluma, Irihadi, mengaku belum ada laporan terkait tindaklanjut temuan BPK tahun 2018. Sudah atau belum ditindaklanjuti oleh OPD. Sebelumnya setiap OPD yang mendapati temuan sudah dikumpulkan di ruang Bupati.

“Belum ada laporan dari inspektorat, Karena leading sector itu di Inspektorat. Sejauh mana perkembangannya nanti kita tunggu laporan dari inspektorat, “ujar Sekda.

Ditegaskannya, Jika memang ada OPD dan pihak ketiga yang enggan menindaklanjuti temuan tersebut, maka silahkan untuk berurusan dengan penegak hukum.

“Kalau mereka tidak mau kembalikan silahkan berhadapan dengan penegak hukum,” tegas Irihadi.

Sebelumnya, Belum selesai ditindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Tahun 2017, oleh Pemda Seluma dan Organisasi Perangkat Daerah(OPD). Pada tahun 2018 ini, dari hasil audit BPK RI pengelolaan keuangan daerah kembali adanya 26 temuan di lingkungan pemda Seluma beserta OPD.

Data terhimpun media ini, diantaranya 26 OPD dan Sekretariat yang menjadi temuan BPK RI yakni, di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Seluma, dalam pembangunan gedung Islamic Center Sebesar Rp 65 juta. Serta Sekretariat DPRD Seluma dari hasil audit sebesar Rp 1,5 M yang berasal dari perjalanan dinas sebesar Rp 400 juta dan sisahnya makan minum. [YD]