Kejari Terima pengembalian uang korupsi Dana Beban Kerja di DPPKAD Kota Bengkulu, Jumat (5/7/2019)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Terpidana korupsi dana Beban Kerja (BK) pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bengkulu 2015 lalu yaitu M Sofyan mantan Kepala Dinas DPPKA Kota Bengkulu mengembalikan kerugian negara dan uang denda dengan total Rp. 198.018.750 di Kejaksaan Negeri Bengkulu, Jumat (5/7/2019).

Kepala Kejari Bengkulu, Emilwan Ridwan, mengatakan terpidana melalui keluarganya sudah memenuhi kewajibannya uang pengganti, uang denda dan biaya perkara secara keseluruhan sehingga kewajiban yang harus dipenuhi terpidana sudah tuntas semua terkait tindak pidana yang dilakukan.

“Dalam kasus ini ada empat terpidana dan pengembalian sudah dilakukan dimulai dari terpidana sebelumnya dan yang terakhir terpidana M Sofyan ini,” ujar Emilwan.

Dikatakan Emilwan, jadi yang dilakukan Jaksa dari mulai penyelidikan, penyidikan, persidangan dan eksekusi terhadap terpidana serta upaya pengembalian kerugian negara, denda dan biaya perkara sudah selesai semua.

“Totalnya saya lihat untuk nilai uang penggantinya 148 juta dan ada uang denda 50 juta serta biaya perkara, itu merupakan tanggung renteng diantara terpidana yang lain dari jumlah kerugian yang ditimpakan kurang lebih 1,5 miliyar,” jelas Emilwan.

Diketahui dalam kasus ini keempat terpidana yakni M Sofyan, Iksanul Arif, Julian Antoni Firdaus, Emiyati semuanya telah mengembalikan kerugian negara maupun uang denda berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Bengkulu dan uang yang dikembalikan tersebut langsung disetorkan ke kas daerah. [Anto]