2686 Jiwa Peserta BPJS PBI PedomanBengkulu.com, Seluma – Pelaksana tugas Kadis Sosial Seluma, Titik Sumila mengatakan sebanyak 2686 jiwa peserta BPJS Kesehatan dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan dari Pemerintah Pusat melalui APBN bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, pertanggal satu Agustus dinonaktifkan, merupakan peserta yang tidak masuk dalam Basis Data Terpadu (Non BDT).

Penonaktipan peserta BPJS Kesehatan ini secara nasional oleh Kementrian Sosial sebanyak 5,2 juta jiwa, untuk Kabupaten Seluma sebanyak 2686 jiwa peserta PBI BPJS iuran yang dibiayai oleh ABPBN.

“PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan oleh BPJS tersebut yakni sebanyak 2.686 jiwa, itu data yang non BDT,” tegas Titik kepada wartawan, Kamis (8/8/2019).

Dijelasakan Titik, PBI yang iurannya dibayarkan oleh sumber APBN di Kabupaten Seluma sebanyak 88.154 jiwa, yang masuk dalam BDT sebanyak 47.898 jiwa, sedangkan sisanya non BDT.

“PBI BPJS yang iuarannya dibayar dari sumber APBD Seluma sebanyak 11.000, dari jumlah tersebut ada juga yang tidak masuk dalam BDT,” ujar Titik.

Sampai Titik, Dinsos saat ini targetkan sasaran utama yang masuk BDT berdasarkan 4 Desil yakni Desil 1 adalah rumah tangga dalam kelompok 10% terendah. Desil 2 adalah rumah tangga dalam kelompok antara 10-20% terendah. Desil 3 adalah rumah tangga dalam kelompok antara 20-30% terendah dan seterusnya. Desil 10 adalah rumah tangga dalam kelompok 10% dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

“Sasar utama kita sebanyak 12.167 Kepala Keluarga (KK). Namun, dari jumlah tersebut setelah di cek di BPJS Kesehatan sebanyak 5.444 KK nomor Niknya sudah terdaftar di BPJS. Sedangkan sisanya 6723 KK. Sasaran yang masuk data BDT, sesuai data empat desil tersebut, itulah RTS yang harus dipenuhi sebagai peserta BPJS,” jelas Titik.

Sebelumnya, Sesuai SK Kementerian Sosial (Kemensos) tentang penonaktifan Peserta BPJS kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui APBN dinonaktifkan terhitung 1 Agustus ini. Se-Provinsi Bengkulu ini ada 46.125 peserta PBI APBN Pusat yang di nonaktifkan datanya oleh BPJS Kesehatan Pusat.

“Untuk di Kabupaten Seluma ada 2.686 jiwa jiwa yang dinonaktifkan. Itu Sesuai dengan SK Kemensos yang disampaikan ke BPJS pusat,” kata Kepala BPJS Kabupaten Seluma, Ricco Hanggara. [YD]