Kepala BMKG Bengkulu, Kukuh Ribudiyanto.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu menghimbau untuk waspada suhu dingin dan angin kencang saat musim kemarau yang terjadi di sebagian wilayah di Bengkulu.

Kepala BMKG Bengkulu, Kukuh Ribudiyanto mengatakan saat musim kemarau, berembus tekanan angin muson timur tenggara membawa massa udara dari Benua Australia yang bersifat dingin dan kering.

“Sehingga sebagian wilayah di Bengkulu sudah masuk musim kemarau akan bersifat panas dan kering pada siang hari, sedangkan untuk malam hari dan pagi hari akan dingin,” kata Kukuh Ribudiyanto, Kamis (8/8/2019).

Baca: BMKG Bangun 5 Sensor Baru Ina-TEWS

Kukuh menjelaskan suhu dingin pada musim kemarau disebabkan saat musim kemarau cerah dan tidak ada tutupan awan.

“Radiasi sinar matahari yang diterima oleh bumi akan dipancarkan kembali ke angkasa pada malam hari. Karena tidak adanya tutupan awan, energi tersebut akan diteruskan secara besar-besaran ke luar angkasa sehingga membuat bumi menjadi dingin. Tinggi suhu diperkirakan 16-20° c, fenomena ini akan terjadi hingga Agustus,” jelas Kukuh Ribudiyanto.

Akan tetapi, Kukuh mengatakan, kondisi seperti ini akan selalu terjadi tiap tahun dan normal terjadi saat musim kemarau di berbagai wilayah.

“Kondisi ini normal terjadi ketika memasuki masa kemarau, namun tidak semua wilayah di Bengkulu mengalami kemarau kadang masih selalu terjadi hujan,” pungkas Kukuh.

Akibat fenomena cuaca tahunan tersebut, masyarakat diharapkan mewaspadai gelombang tinggi laut di perairan laut Bengkulu.

“Selain itu, menghimbau masyarakat waspada terhadap anging kencang yang mengakibatkan gelombang tinggi laut. Selalu update informasi dari BMKG agar tetap waspada setiap menjalani aktifitas pelayaran dan lain-lain,” kata kukuh mengingatkan.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk Bengkulu

Ditambahkan Kukuh Ribudiyanto kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan karena suhu dingin dan angin kencang.

“Tetap menjaga kesehatan akibat perbedaan suhu pada siang dan malam hari. Pada malam hari gunakan jaket atau selimut tebal dan siang hari gunakan pelembab kulit agar kulit tidak terasa kering dan perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi,” tutup Kukuh. [Yusuf]