PedomanBengkulu.com, Bengkulu Kota – Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi Diskusi Tematik Tata Pemukiman Kota Tua. Hal ini disampaikannya saat membuka Diskusi tersebut di Rumah Makan, Waroeng Bambu, Selasa (27/8/2019).

“Ini adalah upaya proses percepatan pembangunan dalam menata wajah Kota Bengkulu. Pada kesempatan ini Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, karena kami tahu persis awal proses dari kegiatan ini,” kata Dedy Wahyudi.

Dedy juga menceritakan, bahwa ia termasuk yang paling getol menanyakan perkembangan progres kegiatan ini dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

“Di sini juga hadir Camat, dan Lurah Pasar Bengkulu yang dulu saya juga hadir di acara sosialisasi di kelurahan itu. Kita tahu bagaimana warga sangat antusias, tetapi ada beberapa hal yang harus dicermati untuk diskusi tematik hari ini,” ujarnya.

“Bagaimana bersinerginya semua pihak untuk keberhasilan kegiatan ini, seperti PDAM bagaimana terjaminnya suplai air bersih untuk kawasan ini. Bagaimana kawasan kumuh ini kita sulap menjadi kawasan yang tadinya kumuh menjadi tidak kumuh,” sambungnya

Dikatakannya pula, hari ini Kota Bengkulu kedatangan tim penilaian kota sehat dan Kota Bengkulu sedang berusaha untuk mempertahankan lagi penghargaan kota sehat Swasti Saba Wistara.

“Ketika kita semua responsif dan ambil peran dengan persoalan-persoalan kota, maka semua permasalahan akan tertangani dengan baik. eh karena itu, mohon masing-masing kita mengambil peran sesuai tupoksi masing-masing. Tolong Lurah dan Camat mengkondisikan masyarakat, bahwa niat pemerintah adalah untuk mensejahterakan masyarakat,” sambung Dedy.

Ia juga menyampaikan ide-ide apa saja yang bisa membuat wajah Kota Bengkulu lebih cantik.

“Kita perlu membuat taman-taman tematik seperti taman dol dimana tempat duduk atau gazebo yang berbentuk dan bermotif DOL, dan ada pertunjukan seni mini. Atau misal taman bersurek dengan dinding bermotif besurek serta dilengkapi galeri atau beberapa pengrajin yang melakukan membatik sehingga pengunjung tidak hanya menikmati alam tetapi ada wisata edukasi,” terangnya.

Untuk diketahui diskusi tematik ini dihadiri oleh kepala OPD, PLT Kimpraswil, Direktur PDAM, perwakilan Bank Bengkulu, DPRD Kota Bengkulu, termasuk konsultan dan Kotaku. [Mario/Rilis MC Pemkot]