Ketua Komisi 1 DPRD Bengkulu Utara Fitra Martin

PedomanBengkulu.Com, Bengkul Utara – Terkait tidak adanya ketegasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Utara untuk menutup Indomaret tak berizin yang berada di Desa Kerkap membuat pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara geram. Hal ini di sampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Bengkulu Utara Fitra Martin.

“Jadi pemimpin mesti tegaslah, jangan plinplan seperti itu, kalau memang ngak ada izin wajib tutup, Bupati melalui perangkatnya seharusnya sudah bisa langsung turun untuk menutup Indomaret yang diduga ilegal tersebut,” ungkap Fitra, Sabtu (10/8/2019).

Baca: Bupati Perintahkan Tutup Indomaret Tak Berizin

Dengan tidak konsistennya pihak Pemda untuk menutup Indomaret tersebut, dapat menimbulkan banyak asumsi di tengah masyarakat.

“Kan banyak pertanyaan di tengah kita semua atas tidak adanya keberanian Pemda munutup Indomaret tersebut, kenapa Pemda takut? Anehkan, atau memang kepemimpinan di Bengkulu Utara sekarang begini cara kerjanya? Jangan biarkan masalah ini bias kemana-mana kasihan masyarakat di gantung dengan sikap-sikap dari Pemda, masyarakat itu butuh kepastian, kalo memang ilegal tutup,” ujar Fitra.

Baca juga: Indomaret Ilegal, Kadis Perindag Acuhkan Bupati

Sementara itu tokoh aktivis muda Serikat Rakyat Bengkulu Utara (Serbu) Tomi Febrizki juga mendesak Pemda untuk menutup Indomaret yang belum berizin tersebut.

“Pemda kami minta untuk bekerja, jangan tidur saja, katanya mau ditutup, masyarakat sudah menunggu,” ujar Tomi. [Evi Kusnandar]