PedomanBengkulu.com, Bengkulu ‚ÄĒ Dua Paskibraka Nasional asal Provinsi Bengkulu yang mewakili ke tingkat Nasional Aisyah Rahmawati dan Sudrajat Prawijaya tiba di Bengkulu, Jumat (23/8/2019).

Kepulangan kedua Paskibraka tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti di Ruang Rapat lll Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya Nopian Andusti mengatakan turut bangga atas prestasi kedua paskibraka hingga bisa menjadi pengibar bendera pusaka di istana negara.

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu kami mengucapkan rasa bangga atas prestasi kedua Paskibraka dari Provinsi Bengkulu, semoga dapat memotivasi generasi selanjutnya untuk ikut menjadi paskibraka nasional. Setiba di daerah masing-masing nantinya harus menjadi tauladan bagia teman-teman yang lain,” kata Nopian Andusti mewakili Gubernur Bengkulu.

Sudrajat Prawijaya yang merupakan siswa SMA Negeri 4 Rejang Lebong mengungkapkan rasa terimakasih atas dukungan semua akhirnya bisa membanggakan orang tua dan daerah.

“Terimakasih untuk semua yang sudah memberi support sehingga bisa memberikan kebanggan untuk orang tua, daerah dan sekolah. Selain baris-berbaris kami juga belajar etika dan sopan santun selama disana,” ungkap Sudrajat.

Sudrajat Prawijaya mengatakan kedepan akan lebih baik lagi dan berencana akan menjadi Tentara.

“Kedepan akan lebih baik lagi meraih cita-cita, cita-cita saya nanti mau jadi Tentara,” pungkas Sudrajat prawijaya.

Sedangkan Aisyah Rahmawati yang berasal dari SMA Negeri 3 Kabupaten Seluma menceritakan bagaiman awal mula dipercaya membawa baki.

“Pada saat latihan Aisyah bersama para pampapres, kemudian melalui pelatihan yang disiplin dan ketat Aisyah dipercaya untuk menjadi pembawa baki,” ujar Aisyah yang dipercaya membawa baki bendera pusaka di istana negara.

Sama dengan sudrajat Aisyah Rahmawati juga mengungkapkan cita-citanya agar bisa membanggakan orang tua.

“Aisyah bercita-bercita menjadi Polwan, semoga nanti bisa ikut tes dan bisa membanggakan orang tua,” kata Aisyah. [Yusuf]