PedomanBengkulu.com, Lebong – Camat dan Kades se-Kabupaten Lebong ditekankan untuk memerangi praktek pungutan liar. Himbauan tersebut disampaikan saat mengikuti sosialisasi yang dilaksanakan Tim Satgas Saber Pungli. Bertempat di Aula Setda Lebong Selasa pagi (27/8/19).

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan fakta integritas, antara Satgas Saber Pungli dengan Camat dan Kepala Desa, sebagai wujud komitmen bersama untuk pemberantasan pungli di Kabupaten Lebong. Acara dibuka langsung Bupati Lebong, Rosjonsyah didampingi Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu, Heru Susanto.

Hadir pula, Wakapolres Lebong yang juga Ketua UPP Saber Pungli Lebong Kompol Sofyanto, Wabip Lebong Wawan Fernandez Staf Intelejen Kejari Lebong Hendrizal dan Pabung Kodim 0409/RL, Kapten Inf Yon Anison, Inspektur Inspektorat Lebong Jauhari Chandra SP MM. Serta sejumlah kepala OPD Lebong, camat, dan kades di wilayah Lebong.

Dalam sambutannya, Bupati Lebong Rosjonsyah saat mengaku sangat mendukung kegiatan penandatanganan pakta integritas dan sosialisasi pemberantasan praktek pungli di Kabupaten Lebong. Dikatakan Rosjonsyah, praktek pungli dapat membawa dampak negatif dan krisis moral dalam menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Memberantas praktek Pungli jangan hanya melihat besar kecilnya kerugian negara. Tetapi ini lebih untuk menunjukkan kebiasaan dan pola pekerjaan yang tidak jujur,” ungkap Rosjonsyah.

Rosjonsyah juga mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Lebong, agar tetap bisa berkerja secara profesional dan tidak melakukan perbuatan yang bisa melawan hukum.

“Saya tekankan seluruh aparatur pemerintahan baik Kades, Camat dan ASN di lingkungan Pemkab Lebong tetap bekerja dengan baik. Dalam melayani masyarakat tidak boleh adanya praktek pungli,” ujarnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Wakil Bupati Lebong Wawan Fernandez, Wakapolres Lebong Kompol Sofyanto dan Staf Intel Kejari Lebong Hendrizal.[Supriyadi]