PedomanBengkulu.com, Seluma – Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Mertha Dana melakukan pemantauan lokasi pengungsian warga di Gedung Shelter Desa Rawah Indah Kecamatan Ilir Talo terkait isu waspada Tsunami pasca gempa Magnitudo 7,4 SR, Pukul 21. 40 wib.

“Pak Kapolres melakukan cek dan kontrol ke pengungsian warga di Shelter desa Rawah Indah,” Kata Kapolsek Talo Iptu Sodri, Jumat 02 Agustus 2019.

Sebelumnya, dari salah satu warga desa Rawah Indah mengatakan, bahwa saat ini sudah ada sekitar 25 warga mengungsi ke daerah desa Tanah Abang ke rumah sanak famili. Untuk mengamankan diri sampai ada informasi dari BMKG terkait Tsunami aman.

“Kami mengungsi ke Tematang Karas desa Tanah Abang, ada tiga mobil termasuk saya. Sekitar 25 KK, dari pada was-was lebih baik kami mengungsi,” kata salah satu warga desa Rawah Indah Kecamatan Ilir Talo, Adi Wijaya.

Disampaikannya, dirinya dan bersama warga lainya, akan pulang ke rumah jika sudah ada pemberitahuan dari BMKG terkait Tsunami sudah berakhir.

“Kita akan pulang, informasinya dari BMKG sudah berkahir,” kata Adi.

Untuk diketahui, BMKG sudah mencabut peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa di wilayah Bengkulu.