PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Gubernur Bengkulu dan Pimpinan Konsorium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan peletekan batu pertama atau ‘groundbreaking‘ sebagai tanda dimulainya monumen Fatmawati di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Meryah mengatakan bahwa monumen Fatmawati ini akan menjadi ikon bersejarah di Bengkulu dimana Fatmawati merupakan istri Presiden Soekarno yang merupakan Presiden Pertama Republik Indonesia, yang menjahit bendera pusaka sangsaka merah putih.

“Monumen ini akan menjadi ikon bersejarah bagi Bengkulu, sebagai tanah kelahiran ibu negara pertama dan sang penjahit bendera pusaka sangsaka merah putih Republik Indonesia,” kata Rohidin Mersyah, Sabtu (17/8/2019).

Rohidin juga mengatakan, penargetan untuk penyelesaian monumen Fatmati ini akan selesai dikerjakan pada Februari 2020 mendatang.

“Patung ini akan diresmikan di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu pada 5 Februari 2020 atau bertepatan dengan hari ulang tahun Fatmawati,” lanjutnya.

Sementera, Direktur Utama Bank Tabungan Rakyat Maryono mengatakan bahwa Pembuatan patung monumen Fatmawati ini adalah bentuk kepedulian BUMN kepada masyarakat Indonesia khususnya Bengkulu.

“Kita memberikan suatu sejarah bagi genarasi yang akan datang bagaimana ibu Fatmawati kita bentukan dalam suatu patung supaya generasi yang akan datang tau ibu Fatmawati adalah pahlawan nasional,” kata Maryono.

Dilain pihak, ketua umum yayasan Fatmawati Hildawati mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi dan masyarakat Bengkulu yang terus mengenang perjuangan ibu Agung Fatmawati lewat monumen ini.

“Kami dari keluarga sangat tersanjung atas prakarsa Gubernur Bengkulu dengan di bangunnya monumen ibu Agung Fatmawati. Semoga berdirinya Monumen ini, menjadi icon pemersatu bangsa,” kata Hildawati.

Patung Fatmawati ini merupakan pergantian dari patung kuda dan pembangunan patung Fatmawati sepenuhnya dilakukan Yayasan Fatmawati dan Kementerian BUMN.

Sementara untuk pembuatan patung akan dibiayai konsorsium BUMN dan dibuat oleh pematung profesional di Bandung, Jawa Barat dan desain patungnya akan dibuat menyerupai lukisan ketika Fatmawati sedang menjahit bendera merah putih.

Diketahui, peletakan batu pertama ini adalah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-74.

Untuk peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Gubernur Bengkulu dan Direktur Bank Tabungan Negara serta didampingi oleh pejabat tinggi dari Kementerian BUMN yakni Asisten Deputi Restrukturisasi dan PPKNM Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara. [Medi Muamar]