PedomanBengkulu.com, Seluma – Sat Reskrim Unit Tipidkor Polres Seluma, kembali berhasil mengamankan uang negara dari temuan BPK RI tahun 2017, di Dinas Pendidikan (Dispendik) Seluma sebesar Rp 238.309.355.-

Hal ini terungkap setelah unit Tipidkor Polres Seluma melakukan tahapan penyelidikan sebagai perwujudan Tindakan Asset Recovery Pemulihan Kerugian Keuangan Negara dan menyelamatkan keuangan negara pada pekerjaan pembangunan gedung SD 118 Seluma tahun anggaran 2017 oleh kontraktor pelaksana Zairin Rasul selaku Direktur CV Mahajaya sebesar Rp69.000.000, pekerjaan pembangunan gedung SD 146 Seluma oleh kontraktor pelaksana Zairin Rozul CV Mahajaya sebesar Rp46.000.000, pekerjaan pembangunan gedung UPTD Sukaraja Dinas Pendidikan tahun anggaran 2017 Kontraktor pelaksana Ferzan Apriadi, CV Nayla Utama Kontruksi sebesar Rp.54.000.000, dan pekerjaan pengadaan meubelar SD/MI/SDLB Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma tahun anggaran 2017 dengan kontraktor pelaksana Atuar Nurhadi, CV Cahaya Maras Kontruksi sebesar Rp77.309.355.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Merthadana melalui Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila didampingi Kanit Tipidkor Iptu Denny Siregar membenarkan temuan di Dispendik tahun 2017 sudah diserahkan ke Tipidkor guna untuk disetorkan ke Kas Daerah. Total dari empat item pekerjaan tersebut sebesar Rp 238.309.355 yang sudah 100 persen dikembalikan ke Negara.

“Tindakan Asset Recovery yang sudah kita lakukan. Selanjutnya uang tersebut di atas dilakukan penyetoran bersama-sama oleh Penyidik dan Kontraktor Pelaksana ke rekening Kas Daerah melalui Bank Pembangunan Daerah Bengkulu,” jelas Denny, Senin (5/8/2019).

Diketahui sebelumnya, Unit Tipidkor Polres Seluma juga melakukan tindakan Recovery terhadap Dinas Perikanan Seluma atas pekerjaan proyek atau bangunan rehap berat dan peningkatan Rp152 juta. Serta aset recovery yang selama ini terpendam atas bangunan proyek TPI Pasar Seluma Rp 207 juta jadi totalnya sebesar Rp 360 juta.

Berselang waktu beberapa minggu, tindakan aset recovery ini disusul oleh kontraktor di dinas Prondakkop atas pekerjaan pembangunan los pasar pasar muara maras yang dilaksanakan oleh Rudi dengan aset recovery sebesar Rp 102 juta.

Dengan itu, saat ini masih ada dua OPD yang masih belum kembalikan temuan BPK RI tahun 2017 yakni, Dinas Kesehatan Seluma dan Dinas Prindakkop yang masih ada satu pekerjaan lagi belum dikembalikan temuannya.[YD]