PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Paripurna Dengan Agenda pendapat akhir dari Fraksi-Fraksi terhadap beberapa Raperda, pengambilan keputusan dan Penandatanganan bersama APBDP TA 2019 Selasa, (27/08/2019).

Dalam Rapat Paripurna tersebut mendengarkan, pendapat akhir dari Fraksi-Fraksi terhadap beberapa Raperda, serta pengambilan keputusan dan penandatanganan bersama, yakni :

a. Raperda APBDP Provinsi Bengkulu TA 2019
b. Perubahan kedua atas peraturan daerah Provinsi Bengkulu nomor 2 tahun 2011 tentang pajak daerah Provinsi Bengkulu
c. Rencana umum energi daerah Provinsi Bengkulu.
d. Rencana induk, pembangunan kepariwisataan tahun 2019-2024.

Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD, perubahan kedua atas peraturan daerah Provinsi Bengkulu nomor 2, rencana umum energi daerah Provinsi Bengkulu, dan rencana induk pembangunan kepariwisataan tahun 2019-2024 telah disetujui.

“Telah sama-sama kita setujui dan ditetapkan menjadi peraturan daerah yang akan menjadi pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Bengkulu yang akan mendatang,” kata Rohidin mersyah.

Untuk diketahui, bahwa pada rapat paripurna ke 17 lalu, badan anggaran telah menyampaikan laporan hasil pembahasan atas Raperda tentang APBDP Provinsi Bengkulu TA 2019 dan pada rapat paripurna terdahulu Komisi dan pansus telah menyampaikan laporan hasil pembahasan terhadap Raperda masing-masing.

Anggaran belanja semula sebesar Rp3,629 triliun lebih, setelah perubahan menjadi sebesar Rp 3,516 triliun, yang berarti megalami pengurangan Rp113,326 miliar.

Untuk penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan APBD TA 2018, semula sebesar RP284,699 miliar, setelah perubahan menjadi sebesar Rp213,318 miliar. [Yusuf]