PedomanBengkulu.com, Seluma – Pengeringan irigasi Bendungan Seluma yang dilakukan oleh Balai Air Sumatra VII Wilayah II Bengkulu pertanggal 1 Agustus mengancam ribuan hektare persawahan gagal panen. Hal ini dikarenakan petani baru satu bulan melakukan penanaman padi.

Mengenai hal tersebut, Bupati Seluma Bundra Jaya berharap, Pemerintah Provinsi membantu untuk meminta pihak balai menunda terlebih dahulu pengeringan, karena saat ini banyak keluhan masyarakat berkaitan dengan padi yang terancam gagal panen.

“Kita berharap pak Gubernur bisa membantu agar pengeringan irigasi sawah di Seluma ini ditunda dulu sampai padi petani siap panen,” kata Bupati, Senin (5/8/2019).

Disampaikan Bupati, memang sebelumnya sudah ada pemberitahuan terkait pengeringan dan petani diminta tidak menanam lagi yang sudah dibuat perjanjian kepada petani. Namun, sebagian petani memang masih belum panen dan padi belum berbuah. Akibatnya masyarakat mengalami kerugian akibat gagal panen.

“Mereka memang sudah membuat surat pernyataan untuk panen sebelum pengeringan. Tapi padinya itu belum berbuah, jadi rusak, kasihan petani merugi, jadi gagal panen,” terusnya.

Ditambahkannya, akibat pengeringan irigasi ini, ratusan hektare sawah petani di Kecamatan Seluma Selatan rusak dan terancam gagal panen. Sehingga, pemerintah Kabupaten Seluma berharap agar Pemerintah Provinsi dapat mengambil sikap agar pengeringan irigasi tersebut ditunda terlebih dahulu.

“Padinya itu belum berbuah, saya khawatir nanti gagal panen. Itu pasti akan menimbulkan gejolak di masyarakat,” jelas Bupati.

Sementara itu, salah seorang petani Kelurahan Padang Rambun Kecamatan Seluma Selatan, Turmina mengatakan bahwa pengeringan irigasi tersebut sangat merugikan petani. Karena sebagian sawah petani saat ini masih belum berbuah dan sawah mulai retak-retak serta hama mulai menyerang persawahan petani.

“Mulai dikeringkan tanggal 1 kemarin. Saat ini sawah sudah kering dan terancam gagal panen. Mana ini musim panas, sehingga padi mati semua,” kata Turmina.

Petani berharap agar pihak Balai Wilayah Sungai Sumatra VII Bengkulu agar menunda pengeringan irigasi Bendungan Seluma, sampai seluruh petani panen padi.

“Harapan kami agar pengeringan ini ditunda dulu, karena padi kami banyak belum panen,” imbuhnya. [YD]