PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Mewujudkan Kota Bengkulu Bahagia dan Religius, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu segera akan membentuk kesatuan khusus religius dan bahagia. Hal ini disampaikan langsung Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Minggu (18/8/2019).

Walikota Bengkulu Helmi Hasan menjelaskan kesatuan khusus religius dan bahagia ini nantinya akan berada dibawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang akan dinamakan Pasukan Khusus Religius dan Bahagia (PKRB).

“Kesatuan khusus religius dan bahagia ini khusus untuk menyukseskan program Bengkulu religius dan bahagia. Yang tenaga tenaganya nanti direkrut dari unsur 5 agama, ada yang dari Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu,” ungkap Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

Ia menambahkan, tugas dari kesatuan khusus ini nantinya mengajak masyarakat Kota Bengkulu untuk memakmurkan rumah ibadah.

“Kota yakin hanya denganĀ  memakmurkan rumah ibadah inilah kita bisa mendapatkan kemuliaan, kesejahteraan, keselamatan dunia dan akhirat. Yang Islam khususnya nanti disarankan untuk hapal Al Qur’an, karena semakin banyak hapal Al Qur’an nya, maka kesejahteraannya akan lebih diperhatikan,” kata Helmi Hasan.

Sementara itu, Ulama Agama Islam, Ustadz Junaidi Hamsyah mengatakan mendukung penuh program dibentuknya Pasukan Khusus Religius dan Bahagia (PKRB).

“Ini program yang sangat positif, dimana akan dibentuk Pasukan khusus religius dan bahagia yang melibatkan unsur 5 agama. Kita ini kan ada 5 agama, jadi setiap pasukan yang dibentuk nantinya ditugaskan untuk mengajak memakmurkan rumah ibadah. Pasukan yang Islam mengajak memakmurkan masjid, yang Kristen mengajak memakmurkan gereja, Hindu Budha dan Konghucu juga mengajak memakmurkan rumah ibadahnya. Hanya saja program ini nantinya disosialisasikan dahulu ke masyarakat,” ucap Ustadz Junaidi Hamsyah yang terkenal dengan pesan harian UJH – nya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), ustadz Yul Kamra sangat mendukung program Walikota Helmi Hasan membentuk pasukan khusus religius dan bahagia.

“FKUB sudah melakukan rapat terkait rencana Walikota Helmi Hasan membentuk pasukan khusus religius dan bahagia. Pemuka agama Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu semuanya setuju. Kedepannya, FKUB akan audiensi langsung dengan bapak Walikota bagaimana mekanisme nantinya,” ucapnya.

Selain itu, Pemuka Agama Budha, Sumitro juga ikut serta mendukung program dibentuknya satuan khusus religius dan bahagia.

“Program dibentuknya satuan khusus ini tentunya sangat positif. Hanya saja perlu diperhatikan kondisi nantinya, baik itu SDM tenaganya serta anggarannya. Bila semuanya sudah mendukung, kami mendukung penuh,” ucapnya.

Sementara, pemuka agama Kristen Pdt. JB. Hutabarat S.Th, mengatakan juga mendukung penuh program Walikota Helmi Hasan.

“Kami sangat mendukung program Walikota Helmi Hasan dalam memakmurkan rumah ibadah. Beberapa waktu lalu Walikota mengimbau untuk gereja khusunya buka 24 jam. Dan ini akan dibentuk satuan khusus religius dan bahagia, tentunya program ini sangat positif,” ujarnya.

Disisi lain, Kasatpol PP Kota Bengkulu Mitrul Ajemi membenarkan arahan Walikota Bengkulu Helmi Hasan membentuk kesatuan khusus religius dan bahagia.

“Untuk tahun 2020 akan dianggarkan pakaian dan rompi khusus untuk kesatuan religius dan bahagia. Kesatuan ini nantinya akan dinamakan Pasukan Khusus Religius dan Bahagia. Hal ini untuk mewujudkan Kota Bengkulu Bahagia dan Religius. [rls/Yudha Baros]