PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kinerja Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu patut diapresiasi. Pasalnya, pihaknya baru saja berhasil membekuk dua orang yaitu AK (29) warga Kecamatan Tugu Mulyo, Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan dan HD (24) warga Kepala Curup, Kabupaten Lebong yang merupakan bandit spesialis emas yang sudah beraksi di 27 Tempat Kejadian Perkara (TKP) diwilayah Provinsi Bengkulu.

Direskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol Pasma Royce di Mapolda Bengkulu, Senin (23/9/2019) mengatakan selain dua tersangka yang berhasil ditangkap tersebut masih ada dua terduga pelaku lainnya dan beberapa komplotan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kedua tersangka adalah spesialis jambret emas yang sudah beraksi di berbagai tempat. Dalam aksinya, kedua tersangka mengendarai sepeda motor mencari calon korban yang menggunakan emas. Kemudian setelah mendapatkan sasaran tersangka langsung menjambret emas yang dipakai korban, setelah berhasil kedua tersangka langsung kabur.

Mayoritas korban dari dua tersangka adalah ibu-ibu yang menggunakan perhiasan emas. Kedua tersangka sudah berhasil mendapatkan 193, 1 gram emas dari kejahatannya. Jika dirupiahkan totalnya lebih dari Rp 96 juta. Tersangka mengaku, hasil dari aksi kejahatannya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan berdasarkan dari barang bukti yang disita polisi seperti lemari plastik, motor pancingan dibeli dari hasil mereka merampok.

Kedua tersangka datang ke Bengkulu untuk mencari korban dan setelah berhasil merampok mereka langsung kabur ke tempat asalnya untuk menjual emas hasil curian di toko emas khusus yang sudah menjadi langganan penampung emas curian.

“Kami dari Polda Bengkulu menghimbau kepada masyarakat khususnya kaum hawa untuk tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan atau mencolok karena dapat mengundang perhatian para pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kejahatannya,” ungkap Pasma. [Anto]